Cedera Serius, Welbeck Dibawa Ke Rumah Sakit

Kabar buruk menimpa kubu Arsenal setelah salah satu penyerang mereka, Danny Welbeck mendapatkan cedera parah di bagian engkel saat turun menghadapi Sporting CP di laga Europa League dini hari tadi.

Dalam pertandingan tersebut, mantan pemain Manchester United itu hanya mampu tampil selama 29 menit sebelum ditarik keluar untuk digantikan dengan Pierre-Emerick Aubameyang.

Engkel Welbeck terlihat bergeser dari posisinya setelah terlibat duel keras dengan fullback Sporting CP, Bruno Gaspar. Dalam duel tersebut Welbeck terlihat jatuh dengan salah posisi sehingga engkelnya bergeser.

Usai duel tersebut, Welbeck langsung terkapar di lapangan dengan mendapatkan perawatan tim medis yang dibantu dengan selang oksigen. Usai pertandingan tersebut berakhir, manajer Arsenal, Unai Emery mengkonfirmasikan bahwa pemain yang bersangkutan langsung dilarikan ke rumah sakit usai ditandu keluar dari lapangan.

“Kabar terburuk yang kami dapatkan dalam pertandingan kali ini adalah cedera yang dialami oleh Welbeck,” ucap Emery.

“Kami kira itu adalah cedera yang serius dan ia juga langsung dilarikan ke rumah sakit. Saat ini kami tengah menunggu kabar megnenai dirinya,” tambahnya.

“Danny selalu berusaha keras untuk memberikan yang terbaik di setiap kesempatan. Ia adalah sosok yang sangat baik dan komitmen yang ia miliki kepada tim ini benar-benar sangat besar,” lanjut mantan juru taktik Paris Saint-Germain itu.

“Saya kira cedera yang menimpa dirinya ini akan menjadi hal yang sangat berat untuk dirinya, untuk kami dan juga untuk semua orang,” tutupnya.

Selain kehilangan Welbeck yang mendapatkan cedera engkel, Arsenal juga gagal meraih kemenangan dalam pertandingan ini setelah Sporting CP sukses menahan imbang The Gunners di Emirates Stadium dengan skor 0-0.

Inter Tahan Imbang Barca di San Siro

Inter Milan hampir kembali menelan kekalahan kala bertanding melawan Barcelona di matchday keempat Liga Champions dinihari tadi.

Inter tampil penuh percaya diri dalam pertandingan yang dihelat di San Siro tersebut berbekal kemenangan telak 5-0 yang berhasil mereka raih atas Genoa di ajang Serie A akhir pekan lalu. Meski demikian, sepanjang pertandingan klub arahan pelatih Luciano Spalletti itu terlihat sangat kesulitan.

Barcelona nyaris kembali mendulang kemenangan seperti saat di Camp Nou setelah penyerang mereka, Malcom sukses memberikan keunggulan terlebih dahulu bagi Blaugrana. Beruntung, Inter memiliki penyerang sekelas Mauro Icardi. Penyerang asal Argentina itu sukses menyamakan skor lewat golnya sehingga memastikan timnya meraih satu poin dari pertandingan tersebut.

Pertandingan berjalan dengan ketat sepanjang babak pertama. Meski beberapa peluang tercipta, namun tak ada satupun gol yang berhasil dicetak oleh kedua tim. Skor kacamata menutup 45 menit pertama.

Di babak kedua, pelatih Barcelona melakukan keputusan tepat dengan memainkan Malcom di sepuluh menit sisa waktu pertandingan. Mantan pemain Bordeaux yang masuk menggantikan posisi dari Ousmane Dembele itu sukses memecah kebuntuan timnya setelah berhasil memaksimalkan umpan dari Philippe Coutinho usai tiga menit berada di dalam lapangan.

Gol Malcom itu semakin melecut semangat dari para pemain Inter Milan untuk bisa mencetak gol. Tak ingin menelan malu di depan para pendukung mereka sendiri, Inter terus menggempur lini belakang Barcelona. Usaha Inter akhirnya membuahkan hasil setelah Icardi berhasil mencatatkan namanya di papan skor tiga menit menjelang pertandingan berakhir. SKor 1-1 ini akhirnya bertahan hingga wasit membunyikan peluit panjang.

Tambahan satu poin bagi kedua tim tidak mengubah posisi keduanya di klasemen sementara Grup B.
Barcelona masih kokoh berada di puncak klasemen dengan perolehan sepuluh poin diikuti oleh Inter Milan yang sukses mendulang tujuh poin dari empat pertandingan.

Rencana Klopp di Bursa Transfer Januari 2019

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp mengungkapkan rencana dirinya di bursa transfer pemain musim dingin 2019. Pelatih asal Jerman itu memastikan tidak akan merekrut pemain besar di bursa transfer Januari nanti. Meski demikian, ia tidak menutup kemungkinan untuk mendatangkan pemain baru jika hal itu memang ia rasa dibutuhkan.

Klopp merasa bahwa skuat yang ada saat ini sudah cukup bagus sehingga ia merasa tidak perlu lagi melakukan pergerakan aktif selama bursa transfer.

Namun jika skuatnya dihantam badai cedera dan ia kesulitan untuk mencari pemain pelapis yang sepadan, maka hal itu akan membuat Klopp mencari pemain baru di bursa transfer pemain nantinya. Namun, ia memastikan bahwa rekrutannya nanti bukanlah pemain dengan status nama besar.

“Jika ada hal terjadi diluar rencana kami sebelum bursa transfer musim dingin nanti dibuka, maka kami harus memikirkan mengenai rencana baru. Namun hal tersebut sama sekali tidak saya harapkan terjadi kepada kami. Jika situasi berjalan seperti saat ini, maka saya kira kami tidak akan aktif terlibat dalam bursa transfer. Namun semua itu tergantung dari kondisi pemain dan hal-hal lain yang menyangkut dengan performa dari para pemain. Jika melihat skuat yang ada saat ini, saya kira kami telah memiliki beberapa pemain pelapis yang siap untuk mengisi posisi tim utama,” ucap Klopp.

“Saya sama sekali tidak berpikir untuk bisa mendapatkan penyerang hebat di bursa transfer Januari nanti. Saat ini kami telah memiliki semua yang kami butuhkan. Saat ini satu-satunya hal yang perlu kami lakukan adalah memanfaatkan semua potensi yang kami miliki saat ini dan bekerja dengan sebaik-baiknya. Saya kira kehadiran satu pemain hebat sekalipun tidak akan mengubah apapun jika kami tidak tampil sebagai sebuah tim yang solid,” tutup mantan pelatih Borussia Dortmund tersebut.

Nainggolan Kecewa Terhadap Perlakuan AS Roma

Karir Radja Nainggolan melesat semenjak dirinya memutuskan bergabung bersama dengan AS Roma. Meski demikian, ia mengaku bahwa dirinya kecewa dengan pihak klub terkait transfer dirinya ke Inter Milan di musim panas lalu.

Pemain tim nasional Belgia berdarah Indonesia itu tercatat bermain untuk Roma selama lima musim. Selama kurun waktu tersebut, ia mencatatkan 200 penampilan dan sukses menyumbangkan 33 gol serta 29 assist untuk Giallorossi.

Ia menjadi bagian penting dari kesuksesan klub untuk terus menembus posisi tiga besar klasemen Serie A selama lima musim tersebut. Musim lalu bahkan ia sukses mengantarkan Roma mencapai babak semifinal Liga Champions untuk pertama kalinya sepanjang sejarah klub. Meski demikian, Nainggolan tetap mencatatkan kontroversi bersama dengan Roma.

Saat perayaan malam tahun baru2018, Nainggolan membagikan sebuah video yang memperlihatkan dirinya tengah berpesta sambil mabuk, merokok serta mengucapkan sumpah serapah. Melihat hal itu, pihak klub merasa geram dan memutuskan menjatuhkan denda kepada mantan pemain Cagliari tersebut. Hal ini juga diyakini sebagai salah satu faktor yang membuat Roma memutuskan untuk menjual dirinya ke klub lain musim panas lalu.

Meski mengakui telah membuat kesalahan sebelumnya, namun Nainggolan tetap merasa tidak dihormati oleh pihak Roma dan merasa tidak bisa menerima hal tersebut jelang kepindahan dirinya ke San Siro untuk bergabung bersama dengan Inter Milan.

“Keputusan ini bukanlah salahku ataupun tidak sepenuhnya salahku. Saya merasa sangat kecewa dengan perlakuan yang saya terima. Meski saya juga membuat kesalahan seperti saat malam pergantian tahun baru, namun Roma telah melakukan banyak hal tanpa sepengetahuan saya. Mereka bertindak tidak seperti pria sejati dengan langsung mengatakannya kepada saya,” ucap Nainggolan.

“Roma ingin menjualku ke klub lain yang tertarik kepadaku padahal saya sama sekali tidak berpikir untuk membuka negosiasi dengan klub-klub tersebut. Mereka memperlakukan saya seperti pemain yang tidak penting dengan melakukan begitu banyak hal dibelakang saya,” tambahnya.

“Ketika pelatih Luciano Spalletti menghubungiku terkait ketertarikan dari Inter Milan, saya langsung mengiyakannya dan tanpa berpikir panjang lagi. Sempat ada penyesalan di awal, namun pada akhirnya saya senang karena mendapatkan sambutan yang baik disini,” tutupnya.

Bryan Robson Ingin Lebih Banyak Gol dari Rashford

Penyerang Manchester United, Marcus Rashford baru saja merayakan ulang tahun dirinya yang ke-21 kemarin. Meski masih berusia sangat muda, namun dirinya telah dipercaya untuk mengenakan kostum bernomor punggung 10 yang artinya memiliki tanggung jawab yang besar di tim Setan Merah.

Seperti yang diketahui, sebelumnya nomor tersebut dipakai oleh top skor sepanjang masa United yakni Wayne Rooney. Melihat hal tersebut, maka wajar jika tanggung jawab yang besar akan diberikan kepada Rashford. Penyerang muda itu tentu diharapkan mampu mengikuti ketajaman dari Rooney sebelumnya.

Melihat hal tersebut, mantan pemain United, Bryan Robson mengaku bahwa dirinya sangat yakin bahwa Rashford saat ini tengah berada di jalur yang benar untuk mencapai kesuksesan. Ia bahkan yakin bahwa penyerang asal Inggris itu akan mampu melampaui pencapaian dari senior-seniornya. Namun untuk bisa mencapai hal tersebut, Robson menuntut agar Rashford lebih tajam dan menghasilkan gol lebih banyak lagi bagi United.

“Saya yakin Anda akan terus berupaya meningkatkan kemampuan dan terus mmperbaiki diri. Saya melihat dirinya saat ini tengah berada di posisi yang benar. Ia sudah berada di tim utama United selama tiga tahun terakhir. Kita bisa melihat bahwa ia semakin dewasa saat ini dan berhasil membentuk stamina dan kekuatan yang lebih bagus dari sebelumnya. Ia juga terlihat sangat tajam,” ucap Robson.

“Satu-satunya hal yang sangat saya harapkan saat ini dari dirinya adalah menuntaskan peluang yang ia dapatkan dengan lebih baik lagi sehingga ia bisa membukukan catatan 20-30 gol setiap musimnya meski ia bermain di sektor sayap ataupun berada di tengah penyerangan,” tambahnya.

Marcus Rashford mulai mencuri perhatian penikmat sepakbola dunia kala dirinya langsung mencetak dua gol bagi United di laga debutnya bersama dengan tim utama di ajang Europa League musim 2015-2016. Setelah itu, selang tiga hari gawang Arsenal yang menjadi korban berikutnya bagi Rashford setelah ia juga mengoyak gawang The Gunners dua kali di ajang Premier League. Sampai saat ini Rasford telah tampil dalam 133 pertandingan United dan sukses mencetak 33 gol untuk tim yang bermarkas di Old Trafford tersebut.