Mencari rumah di Manchester, Bale dirumorkan semakin dekat dengan United.

Gareth Bale, pemain sayap dari Real Madrid itu belakangan ini sering dihubungkan dengan ketidak betahannya di klub asal Spanyol itu, banyak yang merumorkan tentang kepindahannya dan seputar itu kini dia tengah mencari rumah di kawasan Manchester, hal itu semakin menguatkan gossip panas mengenai ketertarikan klub asal Inggris itu akan dirinya.

Bale mengalami situasi yang kurang baik saat ini, ia belakangan dikritik oleh para fans dari klub Real Madrid atas peformanya yang tidak kunjung membaik. Selain itu dirinya dikabarkan memiliki konflik dengan rekan-rekan satu timnya.

Bale pun dikatakan sudah jengah dengan situasi tersebut, hingga akhirnya dirinya dikabarkan sudah meminta agennya untuk mencarikan klub baru untuk dirinya. Dengan berita tersebut banyak klub yang ternyata tertarik untuk menarik pemain tersebut, salah satunya adalah Manchester United yang sudah siap dan menjadi kandidat yang menjanjikan bagi diri Bale.

Sesuai dengan berita yang tercakup diharian Don Balon, indikasi kepindahan Bale ke United semakin terlihat setelah dirinya kini mencari hunian baru di Manchester, dan kabarnya Bale sudah menghubungi beberapa agen properti disana. Bahkan dirinya meminta untuk dicarikan hunian yang dekat dengan markas latihan MU, di AON Training Complex.

Menurut laporan yang beredar di Spanyol juga, Bale sudah mendapatkan kesepakatan dengan Setan Merah, dimana ia disebut sudah menyepakati kontrak berdurasi empat tahun di Manchester Merah.

Setelah kesepakatan dengan Bale, tidak lengkap jika klub asal Inggris ini tidak melakukan kesepakatan dengan Real Madrid seputar mahar yang harus ditebus untuk mendapatkan kerja sama Bale.

Fellaini Mundur Dari Timnas Belgia

Mantan penggawa Everton dan Manchester United, Marouane Fellaini memutuskan untuk mundur dari tim nasional Belgia. Pemain yang kini bermain bersama klub Liga Tiongkok, Shandong Luneng itu telah membela negaranya selama 12 tahun dan ikut menjadi bagian saat Belgia mencatatkan posisi ketiga di ajang Piala Dunia 2018 lalu di Rusia.

Dalam rentang waktu tersebut, Fellaini mencatatkan 87 caps dan sukses mencetak 18 gol bagi negaranya. Gol terakhir darinya di cetak ke gawang Jepang di babak 16 besar Piala Dunia 2018.

“Setelah memperkuat Belgia selama 12 tahun terakhir saya memutuskan untuk mundur dari ajang sepakbola internasional. Keputusan ini tidak mudah bagi saya. Akan tetapi, saya kira ini merupakan waktu yang tepat bagi saya memberikan kesempatan kepada para pemain muda kami untuk meneruskan masa keemasan dalam sejarah sepakbola kami,” buka Fellaini.

“Saya sangat bangga dapat dipercaya memperkuat negara saya sebanyak 87 kali. Saya telah terlibat dalam dua gelaran Piala Dunia dan kampanye kami di ajang EURO. Saya memiliki kenangan yang sangat luar biasa sejak tahun 2007 lalu hinnga gelaran Piala Dunia 2018 lalu. Saya juga merasa sangat bangga menjadi bagian dari tim yang saat ini berada di peringkat satu ranking FIFA,” tambahnya.

“Saya berterima kasih kepada semua pihak yang selalu mendukung dalam karir internasional saya. Rekan satu tim yang telah menjadi teman dalan hidup saya serta semua pelatih yang pernah melatih saya di tim nasional Belgia. Saya juga berterima kasih kepada seluruh fans kami yang telah memberikan dukungan kepada kami di setiap pertandingan. Terakhir saya ingin berterima kasih kepada manajer dan skuat Belgia saat ini dan berharap agar mereka mendapatkan kesuksesan di ajang EURO nantinya. Terima kasih Belgia,” tutup Fellaini.

Ferdinand Wajibkan MU Gaet Sancho dan Bale

Mantan bek tangguh Manchester United, Rio Ferdinand menyebut bahwa The Red Devils harus bisa merekrut Jadon Sancho serta Gareth Bale di bursa transfer musim panas tahun ini.

Masa depan Bale bersama Real Madrid saat ini memang tengah dipertanyakan setelah situasi sulit yang ia jalani musim ini. Sementara itu, Sancho dikabarkan siap kembali berkarir di ajang Premier League musim depan setelah berhasil tampil impresif bersama Borussia Dortmund musim ini.

Ferdinand menilai bahwa kedatangan kedua pemain itu adalah keharusan bagi United jika mantan timnya ingin benar-benar menjadi penantang serius gelar juara untuk musim depan.

“Sancho dan Bale? Saya akan merekrut kedua pemain itu. Manchester United memiliki kemampuan untuk merekrut kedua pemain itu. Mereka merupakan tipikal pemain yang sangat berbeda, jadi kita tidak bisa membandingkan keduanya. Satu berada di awal karirnya dan satu lagi tengah menuju ke akhir karirnya,” ucap Ferdinand.

“Potensi yang dimiliki oleh Sancho sangat besar, ia bisa menghadirkan segala sesuatu yang diinginkan darinya. Jika kita membahas mengenai Bale maka saya kira ia telah menjalani momen hebat dalam dunia sepakbola saat ini. Ia selalu terlibat dalam gol-gol besar di dalam kesempatan besar yang telah ia jalani saat ini,” tambahnya.

“Jika saya berada di Real Madrid, saya akan memikirkan trofi yang bisa dimenangkan dan saya akan merasa sangat senang karena Bale ada di sana. Jika saya adalah orang yang mencari bakat pemain, maka saya akan membeli dirinya jika ia memang tersedia dan mendapatkan harga yang sesuai. Namun itu semua akan tergantung kepada Bale. Jika ia memutuskan pergi sekarang, maka saya kira ia tidak begitu puas karena ia tidak terlihat dalam banyak bagian seperti yang ia pikirkan. Akan tetapi, jika ia ingin pergi dari sana, maka saya kira ia akan mendapatkan kesepakatan bersama klub lain,” tutupnya.

Maxi Gomez Jadi Rebutan Dua Klub Premier League

Dua klub papan atas Premier League, Chelsea dan Liverpool kabarnya saat ini tengah terlibat persaingan untuk bisa mendapatkan pemain bintang milik Celta Vigo, Maxi Gomez.

Performa Gomez bersama dengan Celta sejak bergabung dari Defensor Sporting tahun 2017 lalu memang terhitung sangat impresif. Tampil dalam 58 pertandingan di ajang La Liga Spanyol, Gomez tercatat telah membukukan 26 gol untuk timnya. Hal itu membuat dirinya diyakini menjadi target transfer dari Liverpool untuk bursa transfer musim panas mendatang.

Akan tetapi, usaha The Reds untuk bisa mendapatkan tanda tangan Gomez diyakini tidak akan berjalan dengan mudah. Pasalnya, rival mereka di ajang Liga Inggris yakni Chelsea juga disebut-sebut siap berupaya untuk bisa mendapatkan Gomez. Bahkan pihak manajemen The Blues diyakini telah menyiapkan dana sebesar 35 juta Pounds untuk bisa merayu pihak Celta Vigo untuk bersedia melepas penyerang mereka tersebut ke Stamford Bridge nantinya.

Chelsea sebenarnya telah mendatangkan Gonzalo Higuain di bursa transfer musim dingin yang lalu. Akan tetapi, penyerang asal Argentina itu bergabung hanya sebagai pemain pinjaman dan memiliki kansuntuk kembali lagi ke klub pemiliknya yaitu Juventus di akhir musim nanti. Meski Chelsea memiliki klausul untuk mempermanenkan status Higuain, namun dengan melihat performa Higuain yang masih jauh dari kata impresif maka The Blues mungkin saja tidak akan mengaktifkan klausul yang mereka miliki tersebut.

Musim ini Gomez telah menorehkan sembilan gol dari 22 pertandingan di ajang La Liga. Pemain yang bersangkutan juga sempat nyaris bergabung bersama dengan West Ham United di bursa transfer musim dingin lalu sebelum kesepakatan urung terjadi hingga tenggat waktu penutupan bursa transfer paruh kedua berakhir.

Cagliari Bungkam Inter Milan

Giornata ke-26 Serie A menghadirkan kejutan setelah Inter Milan ditaklukkan oleh tuan rumah Cagliari di Sardegna Arena dengan skor 2-1.

Kemenangan ini membuat Cagliari merangsek ke posisi 14 klasemen sementara dengan torehan 27 poin. Sementara bagi Inter, mereka terancam turun ke posisi keempat klasemen jika rival sekota mereka, AC Milan sukses meraih kemenangan atas Sassuolo.

Meski berstatus sebagai tim tamu, Inter sejatinya berhasil mendominasi jalannya pertandingan dengan memegang ball possesion mencapai 60 persen serta melepaskan 24 tembakan berbanding jauh dari yang dilakukan Cagliari yakni hanya 13 tembakan.

Walau terus berada dalam tekanan, namun permainan Cagliari justru lebih efektif. Tuan rumah membuka keunggulan di menit ke-31 setelah bek sentral mereka, Luca Ceppitelli sukses meneruskan umpan tendangan bebas dari Darijo Srna untuk menjebol gawang Inter Milan.

La Beneamata hanya membutuhkan waktu tujuh menit untuk menyamakan skor setelah penyerang mereka, Lautaro Martinez sukses menanduk umpan silang yang dilepaskan oleh Radja Nainggolan untuk mengubah skor menjadi imbang 1-1. Cagliari kembali meraih keunggulan mereka dua menit jelang turun minum. Srna kembali mencatatkan assist di pertandingan ini setelah umpan silangnya berhasil dimaksimalkan dengan baik oleh Leonardo Pavoletti. Hingga turun minum skor tetap tidak berubah.

Memasuki babak kedua meski terus menerus digempur oleh lini depan Inter, namun para pemain Cagliari mampu bertahan dengan sangat disiplin dan berhasil menjaga keunggulan 2-1 ini hingga pertandingan usai.

Chelsea Menangi Derbi London

Chelsea kembali dalam persaingan perebutan posisi empat besar klasemen setelah berhasil mengalahkan Tottenham Hotspur dengan skor 2-0 di Stamford Bridge dini hari tadi.

Manajer Chelsea, Maurizio Sarri memutuskan untuk memainkan Willy Caballero menggantikan posisi dari Kepa Arrizabalaga sebagai kiper utama sebagai imbas sang kiper menolak untuk diganti dalam pertandingan Final Piala Liga Inggris akhir pekan lalu menghadapi Manchester City.

Tuan rumah nyaris unggul cepat ketika di menit keenam Gonzalo Higuain mampu membuat kiper Spurs, Hugo Lloris mati langkah, namun usaha Higuain tersebut digagalkan oleh tiang gawang.

Jelang turun minum giliran tiang gawang yang menyelamatkan Chelsea setelah kerja sama apik Harry Kane dan Harry Winnk yang telah mengelabui Caballero masih membentur tiang gawang. Hingga babak pertama usai tak ada satupun gol yang tercipta.

Kebuntuan akhirnya pecah di babak kedua tepatnya di menit ke-57, adalah Pedro Rodriguez yang sukses melewati hadangan Toby Alderweireld dan menjebol gawang Spurs memaksimalkan umpan dari Cesar Azpilicueta.

Spurs mencoba bangkit dengan menekan lini belakang Chelsea melalui usaha dari Kane dan Erik Lamela. Akan tetapi, rapatnya lini belakang The Blues membuat upaya Spurs mencetak gol berakhir sia-sia.

Petaka justru menghampiri Spurs enam menit jelang pertandingan berakhir setelah Kieran Trippier salah mengantisipasi bola yang berakibat dengan terciptanya gol bunuh diri. Skor 2-0 ini bertahan hingga pertandingan kedua tim berakhir.

Tolak Diganti, Chelsea Sanksi Kepa Satu Kali Gaji

Chelsea akhirnya secara resmi menjatuhkan sanksi kepada penjaga gawang mereka yakni Kepa Arrizabalaga yang menolak untuk diganti di pertandingan Final Piala Liga Inggris melawan Manchester City. Sanksi yang diberikan oleh The Blues berupa denda satu pekan gaji yang diyakini berada di kisaran 195 ribu Pounds atau setara dengan 3,5 miliar rupiah. Gaji Kepa tersebut nantinya akan diberikan kepada Chelsea Foundation yakni lembaga amal milik klub asal London tersebut.

Kiper asal Spanyol itu memang telah membuat kekisruhan besar di laga yang berlangsung di Wembley tersebut dengan menolak untuk digantikan oleh Maurizio Sarri dengan Willy Caballero ketika pertandingan mendekati akhir babak kedua perpanjangan waktu.

Sang kiper terlihat sempat beradu argumen dengan Sarri dan akhirnya tetap bersikeras untuk tetap bermain. Dalam babak adu penalti Chelsea akhirnya kalah karena Kepa hanya mampu menyelamatkan satu tendangan dari pemain The Citizens.

Usai pertandingan tersebut berakhir, Kepa dan Sarri langsung mengklarifikasi mengenai situasi tersebut dan Kepa menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak bermaksud untuk melawan instruksi dari Sarri.

“Saya telah melakukan kesalahan besar atas sikap saya menyikapi situasi seperti ini. Saya telah meminta maaf kepada pelatih, Willy, rekan setim, fans serta klub. Saya akan belajar dari kesalahan ini dan siap untuk mendapatkan hukuman yang pantas saya dapatkan dari klub,” tegas Kepa.

Meski telah resmi mendapatkan denda berupa gaji satu pekan dari Chelsea, namun masa depan Kepa di Chelsea saat ini masih menimbulkan tanda tanya besar mengenai status dirinya sebagai kiper utama The Blues musim ini. Banyak pihak yang penasaran dengan pemilihan kiper Chelsea untuk pertandingan tengah pekan ini melawan Tottenham Hotspur di Stamford Bridge.

Tottenham Takluk di Markas Burnley

Harry Kane langsung menandai comebacknya dari cedera dengan mencetak gol kala timnya bertandang ke markas Burnley, Turf Moor. Meski demikian, gol Kane itu tidak mampu menyelamatkan timnya dari kekalahan di laga tersebut.

Kekalahan ini sekaligus menghentikan rentetan empat kemenangan beruntun yang diraih oleh Spurs di semua ajang sebelum pertandingan melawan Burnley ini. Hasil minor ini juga membuat Spurs gagal memangkas jarak dari Liverpool dan Manchester City yang saat ini berada di urutan teratas klasemen sementara Premier League.

Tambahan tiga angka ini membuat Burnley menjauh dari zona degradasi dengan menempati peringkat ke-13 dengan koleksi 30 poin. Mereka saat ini unggul enam angka dari Southampton yang berada di batas zona degradasi.

Kane yang baru pulih dari cedera engkel langsung dimainkan oleh manajer Mauricio Pochettino sejak menit pertama. Meski kedua tim sama-sama mendapatkan beberapa peluang emas di babak pertama, namun hingga 45 menit pertandingan skor kacamata tetap tidak berubah.

Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-57 setelah Chris Wood sukses memaksimalkan situasi sepak pojok yang didapatkan oleh timnya untuk membobol gawang Spurs. Keunggulan Burnley itu hanya bertahan delapan menit sebelum disamakan oleh Kane. Penyerang asal Inggris itu berhasil menjebol gawang Burnley usai mendapatkan bola lemparan throw in jauh Danny Rose.

Jelang pertandingan berakhir, tepatnya di menit ke-83 tuan rumah akhirnya mampu mengunci tiga angka penuh setelah Ashley Barnes sukses meneruskan umpan dari Johann Gudmundsson untuk memperdaya Hugo Lloris. Skor 2-1 ini bertahan hingga 90 menit pertandingan berakhir.

Arsenal Balaskan Kekalahan di Belarusia

Wakil Premier League di Europa League musim ini, Arsenal sukses melenggang ke babak 16 besar setelah berhasil mengunci keunggulan agregat 3-1 atas lawannya BATE dalam duel dua leg. The Gunners yang sempat takluk di leg pertama dengan skor 1-0 berhasil membalikkan keadaan dengan meraih kemenangan 3-0 ketika menjamu sang lawan di Emirates Stadium dini hari tadi.

Tuan rumah langsung unggul cepat di menit keempat setelah pemain BATE, Zakhar Volkov melakukan gol bunuh diri. BATE lantas nyaris menyamakan skor apabila usaha dari Stanislaw Drahun tidak diselamatkan oleh Stephan Lichtsteiner tepat di garis gawang timnya.

Usai ancaman BATE tersebut, tim besutan manajer Unai Emery itu terus mendominasi jalannya pertandingan dan usaha pemain The Gunners untuk mendapatkan tambahan gol terjadi di menit ke-39. Melalui sebuah situasi sepak pojok, Shkodran Mustafi sukses menjebol gawang BATE dengan sundulannya memaksimalkan umpan dari Granit Xhaka. Skor 2-0 ini bertahan hingga jeda pertandingan.

Babak kedua masih terus diwarnai oleh dominasi tuan rumah. Langkah Arsenal untuk lolos ke babak selanjutnya dipastikan oleh Sokratis Papastathopoulos. Kembali lewat skema sepak pojok yang dilepaskan oleh Xhaka, pemain asal Yunani itu sukses mengubah skor menjadi 3-0 untuk timnya. Meski di sisa waktu yang ada Arsenal terus menekan lini belakang BATE, namun hingga pertandingan berakhir tak ada lagi gol tambahan dari kedua tim.

De Bruyne Pesimis City Mampu Raih Empat Gelar

Gelandang Manchester City, Kevin De Bruyne menilai bahwa timnya bisa dikatakan hampir mustahil untuk bisa memenangkan semua gelar yang ada musim ini atau quadruple.

The Citizens akan berlaga di leg pertama babak 16 besar Liga Champions dini hari nanti setelah akhir pekan lalu sukses menggenggam satu tiket ke babak enam Piala FA dan bakal menantang Chelsea di laga final Piala Liga.

Di ajang Premier League, City saat ini juga masih memimpin puncak klasemen sementara. Meski demikian, De Bruyne menyatakan bahwa saat ini semua pemain City sama sekali tidak ada yang berpikir bahwa mereka akan mampu memenangi semua gelar tersebut.

“Target kami bukan untuk memenangkan empat gelar yang ada, target bagi kami adalah memenangi setiapa pertandingan dan kemudian terus melangkah. Kami sangat bahagia dengan apa yang kami jalani saat ini, namun untuk memenangi semua gelar seperti hal yang mustahil untuk dilakukan,” buka De Bruyne.

Gelar Liga Champions menjadi salah satu gelar yang sangat didambakan oleh The Citizens karena sampai saat ini mereka belum pernah memenangkan gelar tersebut.

“Liga Champions memiliki level yang lebih tinggi dari Premier League. Kami sempat melaju hingga ke babak semifinal dan semoga musim ini kami bisa meraih hasil yang lebih baik lagi. Sejauh ini kami melakukan semuanya dengan baik. Meski di liga kami mendapatkan kekalahan sedikit lebih banyak dari musim lalu, namun kami masih memiliki kans juara di semua kompetisi,” tambahnya.

“Saya tidak merasa ada perbedaan dari apa yang kami lakukan musim lalu dan musim ini. Kami selalu bermain dalam standar yang sangat tinggi dan memang pada akhirnya semua itu terletak pada raihan gelar. Saya pikir tim ini memenangi semua gelar yang mungkin. Tapi saya kira standar tim merupakan hal yang paling penting dan saya kira semua yang bersifat pribadi hanya akan sebagai bonus nantinya,” tutup pemain asal Belgia tersebut.