Gol Ronaldo Jadi Pembeda di Derbi Turin

Juventus terus melanjutkan laju impresif mereka di ajang Serie A musim 2018-2019 ini usai meraih kemenangan dalam laga derby melawan Torino dini hari tadi. Bermain di Stadion Olimpico Grande, Juventus membawa pulang tiga poin penuh usai menaklukkan tim tuan rumah dengan skor tipis 0-1.

Pelatih Torino, Walter Mazzarri terlihat mampu memenuhi janjinya untuk membuat Juventus kesulitan di pertandingan ini. Tampil di depan hadapan pendukung mereka sendiri, Torino sempat mendominasi jalannya pertandingan selama 30 menit babak pertama. Meski demikian, peluang terbaik justru didapatkan oleh Juventus melalui tembakan Cristiano Ronaldo yang masih mampu diselamatkan oleh kiper Torino, Salvatore Sirigu.

Usai penyelamatan tersebut, tidak lama kemudian Sirigu harus mengakhiri pertandingan lebih cepat karena mengalami cedera. Pertandingan di babak pertama ini berjalan cukup alot dan kedua tim harus puas mengakhiri pertandingan babak pertama dengan skor imbang 0-0.

Usai jeda babak pertama usai, kedua tim tampil lebih menyerang demi mengincar tiga angka penuh. Peluang langsung didapatkan oleh Paulo Dybala untuk memecah kebuntuan. Akan tetapi, peluang tersebut gagal dimaksimalkan oleh mantan pemain Palermo itu untuk mencetak gol.

Pada menit ke-68, bencana menghampiri kubu Torino setelah kiper pengganti mereka, Salvador Ichazo membuat pelanggaran terhadap Mario Mandzukic di kotak penalti timnya. Akibat pelanggaran tersebut, wasit tanpa ragu memberikan hadiah penalti kepada Juventus. Ronaldo yang maju sebagai eksekutor mampu menjalankan tugasnya dengan baik meski tembakan yang ia lepaskan sempat mengenai tangan Ichazo. Juventus unggul 1-0.

Juventus sempat kembali menjebol gawang Torino di menit ke-72 melalui Mandzukic. Akan tetapi, gol tersebut dianulir oleh wasit karena sebelum gol tersebut terjadi, Ronaldo sebelumnya telah terperangkap offside terlebih dahulu. Skor 0-1 untuk kemenangan Juventus itu akhirnya menjadi skor akhir kedua tim tersebut.

AC Milan Tersingkir di Liga Eropa

Petaka menghampiri kubu AC Milan usai ditaklukkan oleh Olympiakos di pertandingan terakhir fase Grup F Europa League musim 2018-2019 dini hari tadi. Kekalahan 1-3 yang diterima oleh AC Milan membuat mereka harus tersingkir dari ajang tersebut.

Seperti diketahui, meski sama-sama mengoleksi 10 poin dari enam pertandingan, Olympiakos berhasil lolos dengan keunggulan selisih gol dari Rossoneri. Hasil ini membuat Olympiakos lolos ke babak 32 besar dengan menduduki posisi kedua klasemen di bawah Real Betis.

Milan sebenarnya sukses menahan tuan rumah dengan skor imbang 0-0 hingga 45 menit babak pertama berakhir. Bencana MIlan dimulai di babak kedua tepatnya di menit ke-61 usai tuan rumah sukses memecah kebuntuan melalui gol yang dicetak oleh Pape Abou Cisse. Sembilan menit berselang, penonton tuan rumah semakin bersorak usai Olympiakos sukses mencetak gol kedua melalui gol bunuh diri yang dicatatkan oleh pemain belakang Milan, Cristian Zapata. Skor 2-0 ini tentu cukup untuk meloloskan Olympiakos karena telah unggul head to head dari Milan.

Namun Zapata kembali menghidupkan kembali kans Milan untuk lolos usai berhasil mencetak gol sekaligus membayar kesalahan yang ia buat sebelumnya dengan mencetak gol bunuh diri. Gol Zapata lahir di menit ke-71. Namun ambisi Milan untuk bisa lolos ke fase knock-out akhirnya buyar setelah tuan rumah kembali mencetak gol ketiga mereka di menit ke-81 melalui eksekusi penalti dari Kostas Fortounis. Skor 3-1 ini bertahan hingga pertandingan berakhir dan memaksa Milan untuk angkat koper lebih cepat di kompetisi kasta kedua Eropa tersebut musim ini.

Cristiano Ronaldo: Semua Pemain Juventus Sangat Rendah Hati

Cristiano Ronaldo menyatakan bahwa para pemain Juventus memiliki sifat yang rendah hati, tidak seperti pemain dari eks klubnya yang pernah disinggahi sebelumnya, Real Madrid. Sebelum memutuskan untuk pindah ke Juventus pada bursa transfer musim panas 2018 kemarin, dirinya sudah memperkuat tiga klub selama karirnya didunia persepakbola’an.

Sporting Lisbon merupakan klub pertama tempat Cristiano Ronaldo memulai karirnya, kemudian dirinya memutuskan untuk hijrah ke Manchester United. Dirinya bermain diklub besar asal Inggris itu selama enam tahun lamanya yaitu dari tahun 2003 – 2009.

Cristiano Ronaldo menyatakan bahwa para pemain Juventus memiliki sifat yang rendah hati

Setelah itu Ronaldo pindah ke Spanyol untuk memperkuat Real Madrid dari tahun 2009 – 2018. Tentunya dirnya menjadi salah satu pilar dari timnas asal Portugal. Dirinya sudah mulai bermain membela timnas sejak dirinya masih berada di level U-15 ditahun 2001 silam.

CR7 memutuskan untuk pindah ke Madrid pada bursa musim panas 2018 ini. Pemain yang kini sudah memasuki usai kepala tiga ini mengungkapkan bahwa dirinya merasa sangat nyaman diklub berbasis Turin tersebut.

Ronaldo juga mengakui bahwa dirinya memperoleh situasi dan kondisi yang tidak pernah didapati diklub – klub lain selama di Juventus. Dirinya menyatakan bahwa semua para pemain dari Juventus juga tidak besar kepala dan sangat senang berada diklubnya yang sekarang.

Ronaldo juga mengungkapkan keunggulan dari Juventus yang tidak dimiliki oleh tim lain. Dirinya menyebutkan bahwa Juventus merupakan sebuah tim yang sangat kompak dan tidak ada pemain yang merasa dirinya sok jago dan saling iri satu sama lain. Asalkan tim bisa mencetak gol maka dengan demikian tim akan ikut senang.

Saat ditanyai mengenai perbedaan antara Madrid dan Juventus, Ronaldo menjawab bahwa keduanya sangat jelas berbeda. Berada di Juventus lebih seperti sebuah kekeluargaan.

Ryan Giggs Percaya Manchester United Akan Finish Di Empat Besar

Eks pemain bintang asal Manchester United, Ryan Giggs masih memiliki kepercayaan dengan kemampuan dari mantan klubnya itu. Dirinya percaya kalau MU akan finish di posisi empat besar. MU saat ini memang sedang menjalani masa musim yang sangat sulit.

Manchester United sekarang harus terpuruk keperingkat delapan di klasemen sementara Premier League. Pasukan dari Jose Mourinho hanya mampu mengumpulkan 23 poin dari 15 laga yang dijalani. Mereka juga sudah mengalami lima kali kekalahan dan lima kali hasil imbang.

Eks pemain bintang asal Manchester United, Ryan Giggs masih memiliki kepercayaan dengan kemampuan dari mantan klubnya itu

Dengan hasil yang kurang tersebut membuat posisi sang pelatih, Jose Mourinho menjadi goyang. Berdasarkan kabar yang menyebar, Zinedine Zidane akan menjadi suksesor dari Mourinho. Untuk saat ini mereka terpaut delapan poin dari Chelsea yang berada diposisi keempat.

Walaupun demikian, Giggs masih percaya bahwa mantan klubnya tersebut mampu menembus posisi empat besar. Kepada media Sky Sports, Giggs mengatakan, “Empat besar saat ini masih bisa dibilang sangat jauh tetapi masih ada ada jalan panjang lainnya yang harus dilewati pada musim ini dan itulah nilai tambahnya”,

“Mereka harus mampu meraih kemenangan jika mereka memang memiliki ambisi untuk bisa finish diposisi empat besar. Mereka tampak tidak bisa meraih hasil yang bagus akhir – akhir ini. Untuk setiap laga yang dijalani MU nerupakan laga yang penting dan tidaklah boleh menganggap enteng atau mudah sang lawan”, tutup Giggs.

Juventus Lebih Mempentingkan Duel Young Boys Daripada Derby d’Italia

Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri mengatakan laga melawan Young Boys di ajang Liga Champions menjadi prioritas utama timnya dalam sepekan kedepan. Sang pelatih berpendapat bahwa duel tersebut dianggap lebih penting dibandig laga Derby¬† d’Italia melawan Inter Milan.

Selanjutnya Juventus akan kembali melakukan laga melawan Inter Milan pada pekan ke-15 Serie A musim 2018 – 2019, Sabtu (07 Desember 2018) dinihari WIB. Laga tersebut akan digelar di Allianz Stadium.

Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri mengatakan laga melawan Young Boys di ajang Liga Champions menjadi prioritas utama timnya dalam sepekan kedepan

Untuk saat ini Juventus berada diposisi puncak Klasemen Serie A dengan sudah mengumpulkan 40 poin. Juventus cukup jauh lebih unggul dari Inter Milan yang saat ini berada diposisi ketiga klasemen dengan total 29 poin.

Allegri berpendapat bahwa laga kontra Young Boys dianggap lebih penting karena saat ini posisi Juventus berada di ajang Liga Champions. Jika mereka mampu memenangkan laga kontra Young Boys maka mereka akan berada diposisi puncak klasemen.

Laga kontra Young Boys akan digelar hari Kamis (13 Desember 2018) dini hari WIB. Saat ini Juve memimpin klasemen Group H dengan total perolehan 12 poin, mereka unggul dua poin dari Manchester United.

Juventus harus memenangkan laga tersebut agar bisa aman diposisi puncak klasemen. Jika menjadi juara group maka Juventus memiliki peluang untuk bertemu lawa yang lebih mudah di babak 16 besar.

Walalupun demikian, Allegri tidak ingin Juventus menjadi lengah saat menjalankan laga kontra Inter Milan. Sang pelatih menganggap bahwa Inter Milan adalah tim yang berbahaya.

Off-White X Nike Air Force 1 Low Rilis Pada Bulan Desember

Virgil Abloh siapa yang tidak kenal dengan desainer yang sangat terkenal ini dengan produk fashion yang sudah menjadi andalan kelas dunia, yang sudah berkolaborasi dengan lebih 20 merek terkenal didunia.

Kali ini Abloh akan berkolaborasi kemabli dengan salah satu produk yang sangat terkenal di kelas sneakers yaitu Nike. Dikabarkan virgil abloh akan mendisain kembali nike air force 1 low dengan desain yang sangat otentik dengan style off- white dengan tanda dua garis  di sisi depan dan belakang, membuat tampilan semakin hype dengan warna yang begitu cera membuat sepatu ini sangat terkesan stylish

Nike Air Force 1 Low memang sudah menjadi sneakers yang sangat stylish dengan bahan kanvas dan sol dari nike yang begitu empuk digunkan sebagai aktifitas apa saja tetap nyaman dan terlihat cocok dengan pakaiyan apa saja

kolaborasi kali ini dengan desain yang bertambah dari sebelumnya yaitu yang menonjol tanda nike yang besar dengan jahitan kecil di setiap sisi nya membuat keunikan sepatu ini lebih tampil berkelas dan tidak jauh dengan tulisan “AIR” disisi samping nya yang membuat nama offwhite semakin naik, dan sepatu ini dirilis dengan dua warna dengan warna triple black dan volt

Nike Air Force 1 Low X Off-White akan dirilis pada tanggal 19 Desember 2018 di toko retail dan beberapa resaler yang sudah ditunjukan oleh nike

Fiorentina Kalah Dengan Kerendahan Hati

Pelatih asal Juventus, Massimilliano Allegri mengungkapkan bahwa Juventus berhasil mengalahkan Fiorentina dengan kerendahan hati. Kemenangan Juventus kontra Fiorentina berakhir dengan 3 – 0.

Laga yang di lakukan di markas I Viola, Juventus bermain dengan skuat terbaiknya diantaranya ada Mario Mandzukic, Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala. Pemain terbaik Juve masih menjadi sebuah tumpuan di lini serang.

Pelatih asal Juventus, Massimilliano Allegri mengungkapkan bahwa Juventus berhasil mengalahkan Fiorentina dengan kerendahan hati

Juventus tampil lebih dominan. Mereka berjasil mencatatkan 57% dalam hal penguasaan bola sedangkan untuk Fiorentina sendiri hanya mampu mencatatkan 43% dalam hal penguasaan bola.

Juventus juga berhasil melepaskan sembilan kali tembakan, dimana enam kali tembakan mengarah kegawang. Untuk Fiorentina sendiri berhasil memperoleh tujuh kali peluang dari 12 kesempatan yang ada.

Bermain lebih dominan dan efektif, Juventus berhasil membungkan Fiorentina dengan skor akhir 3 – 0. Ketiga gol yang disarangkan ke gawang Fiorentina tersebut terjadi pada menit ke-31 oleh Rodrigo Bentacur, gol selanjutnya dimenit ke 69 oleh Giorgio Chiellini, dan gol terakhit oleh Cristiano Ronaldo di menit ke-79.

Allegri mengatakan, “Untuk bisa memenangkan laga, memang diperlukan kerja keras. Anda harus memiliki sebuah rasa kerendahan hati untuk bisa menyesuaikan lawan yang bermain secara fisik. Setiap duel yang dilakukan merupakan laga penting untuk seluruh kota. Saya meminta pemain untuk tetap bisa kompak dan fokus dan mereka melakukannya dengan baik”.

Dengan kemenangan tersebut, Juventus masih aman diposisi puncak klasemen Serie A dengan berhasil mengumpulkan 40 poin. Mereka unggul 11 poin dari Napoli yang berada diposisi kedua

Cristiano Ronaldo Pernah Menyepakati Untuk Bergabung ke AC Milan

Mantan Direktur Olahraga dari AC Milan, Massimilliano Mirabelli mengklaim bahwa Cristiano Ronaldo pernah hampir menyepakati untuk bergabung dan membela I Rossoneri tetapi pada akhirnya Ronaldo malah memilih untuk berkarir di Juventus.

Dalam bursa transfer musim panas tahun ini, kapten asal timnas Portugal itu dikabarkan akan bakal hengkang dari Los Blancos. Manchester United dan Juventus menjadi dua klub yang meninginkan jasa dari Ronaldo.

Mantan Direktur Olahraga dari AC Milan, Massimilliano Mirabelli mengklaim bahwa Cristiano Ronaldo pernah hampir menyepakati untuk bergabung dan membela I Rossoneri

Ternyata, AC Milan ikut serta meramaikan pemburuan dari Kapten timnas asal Portugal. Bahkan AC Milan sudah mencapai kesepakatan dengan agen dari Cristiano Ronaldo yaitu Jorge Mendes. Akan tetapi rencana transfer itu tidak terjadi.

I Rossoneri membatalkan kesepakatan tersebut karena pemilik klub sebelumnya, Li Yonghong sendiri yang membatalkan kesepakatan tersebut karena dirinya menganggap biaya untuk memboyong Ronaldo terlalu mahal.

Mirabelli menjelaskan, “Dengan mendatangkan Ronaldo merupakan sebuah rencana transfer yang sudah kami rencanakan dan kami sudah melakukan pembicaraan dengan Jorge Mendes. Kami tahu bahwa dirinya dengan Real Madrid memiliki masalah. Kami juga sudah melakukan pembicaraan tentang kontrak dan kami sudah melakukan segalanya”,

“Tetapi kemudian, Li Yonghong memblokir kesepakatan tersebut karena hal tersebut dianggap bukanlah sebuah rencana jangka panjang. Dengan pergantian pemilik klub saat ini yaitu Elliott Management, Cristiano Ronaldo akan menjadi pemain AC Milan, ” tutupnya

Cristiano Ronaldo akhirnya memilih pindah ke Juventus dengan nilai transfer sebesar 105 Juta Euro atau sebesar Rp 1.7 Triliun pada 10 Juli 2018. Dirinya pun menyepakati untuk menandatangani kontrak sampai 30 Juni 2022.

Kylian Mbappe Ingin PSG Lebih Kompak

Kylian Mbappe mengungkapkan bahwa PSG (Paris Saint – Germain) masih membutuhkan waktu untuk bisa lebih beruntung jika ingin mewujudkan mimpi mereka untuk bisa menjuarai Liga Champions.

Mbappe percaya bahwa tim skuat PSG harus bisa lebih kompak untuk tampil sebaik mungkin dalam laga yang bisa dibilang sangatlah sulit tersebut. PSG memang mengalami kesulitan pada fase group Liga Champions musim ini.

Kylian Mbappe

Hal tersebut bisa dilihat dari kekalahannya kontra Liverpool di Anfield, mengalahkan Red Star dengan skor yang telak dan dua laga imbang saat melawan Napoli. Dengan kondisi tersebut mewajibkan PSG untuk memperoleh kemenangan jika ingin tetap bertahan.

Mbappe sendiri mengakui bahwa PSG mengalami kesulitan pada fase group Liga Champions. Untuk mampu menjuarai ajang Liga Champions, Mbappe merasa PSG harus lebih kompak dan menyatu serta harus lebih “klik”

Dilansir dari Sky Sports, Mbappe mengatakan, “Sampai sejauh ini kami memang sedikit merasa kesulitan tetapi kami masih bisa maju terus dan nasib tim kami ada pada tangan kami sendiri jadi kami harus lebih berusaha lebih baik lagi”.

Mbapee juga mengakui bahwa Liga Champions memang sebuah ajang yang spesial dan berbeda dari laga lainnya. Ajang tersebut merupakan sebuah ajang terbaik dalam hal kontra pemain yang memiliki level tinggi. Menurutnya pribadi, Mbappe sangatlah merasa gembira bisa bermain melawan pemain-pemain yang memiliki kualitas di ajang Liga Champions tersebut.

Drogba Percaya Ronaldo Masih Memiliki Kans Menjadi Pemenang Ajang Ballon d’Or 2018

Pemain Legenda asal Chelsea, Didier Drogba beranggapan bahwa Striker bintang asal Juventus, Cristiano Ronaldo masih memiliki sebuah kelayakan untuk bisa mendapatkan penghargaan ajang Ballon d’Or tahun ini.

Beberapa media dari Eropa dalam minggu-minggu terakhir ini sangat ramai memberitakan bahwa Ronaldo tidak akan bisa masuk kedalam tiga besar calon peraih ajang Ballon d’Or 2018 musim ini. Eks pemain dari Real Madrid ini dianggap kalah bersaingan dengan pemain-pemain muda seperti Kylian Mbappe, Raphael Varane dan Luka Modric.

Didier Drogba beranggapan Cristiano Ronaldo masih memiliki sebuah kelayakan untuk bisa mendapatkan penghargaan ajang Ballon d'Or

Pada musim 2018 ini, performa terbaik Ronaldo hanya bertahan pada level klub. Dirinya berhasil membawa Real Madrid menjadi juara ajang Liga Champions sebanyak tiga kali secara berturut-turut. Tetapi sayangnya Ronaldo harus gagal saat bersama dengan Portugal diajang Piala Dunia 2018.

Sedangkan untuk ketiga nama calon peraih ajang Ballon d’Or ini dianggap mampu masuk tiga besar dan berhasil berjaya pada Piala Dunia 2018. Luca Modric berhasil membantu tim Kroasia menjadi finalis sedangkan untuk Mbappe dan Varane berhasil membawa Perancis menjadi juara.

Membahas soal kabar pemenang ajang Ballon d’Or, Drogba mengaku bahwa dirinya memiliki keinginan kalau Mbappe menjadi pemenang namun Drogba juga beranggapan bahwa Ronaldo masih memiliki kelayakan untuk bisa memenangkan ajang Ballon d’Or tersebut kembali.

Dilansir oleh media Tribal Football, Drogba mengatakan, “Akan menjadi sebuah kesenangan bisa melihat Kylian Mbappe menjadi pemenang ajang Ballon d’Or. Kabar tersebut sangatlah menyegarkan, tetapi masih ada Ronaldo disini. Dirinya sudah berhasil memenangkan ajang ini selama beberapa tahun terakhir. Pria ini sangatlah luar biasa”.