Permohonan Maaf Gonzalo Higuain Soal Kartu Merah Yang Didapatnya Saat Laga AC Milan Kontra Juventus

Striker asal AC Milan, Gonzalo Higuain akhirnya menyadari bahwa tindakan yang dia lakukan saat laga Juventus merupakan sebuah hal yang salah. Dirinya meminta maaf karena terbawa emosi dan dengan emosinya tersebut membuat dirinya mendapatkan kartu merah.

Dua menit setelah gol yang dicetak Ronaldo, Gonzalo Higuain melakukan sebuah tindakan yang tidak terpuji. Dirinya mendapatkan kartu merah setelah melakukan protes yang berlebihan terhadap wasit muda, Paolo Mazzoleni, yang sebelumnya sudah memberikan sebuah kartu kuning kepadanya.

Striker asal AC Milan, Gonzalo Higuain akhirnya menyadari bahwa tindakan yang dia lakukan saat laga Juventus merupakan sebuah hal yang salah

Higuain mengaku jika dirinya berada dalam kondisi yang sangat emosional saat harus mendapatkan kartu kuning. Higuain mengakui bahwa dirinya bukan sebuah robot yang bisa menahan emosi pada laga panas tersebut kontra Juventus yang juga merupakan eks klubnya. Higuain pun melakukan permohonan maaf atas apa yang sudah terjadi.

Tindakan yang dilakukan oleh Higuain termasuk tindakkan yang merugikan AC Milan karena dirinya harus absen pada laga Milan dipekan depan. Bahkan dirinya juga terancan akan mendapatkan sebuah sanksi tambahan dan akan absen lebih lama lagi oleh karena itu dirinya melakukan permintaan maaf.

Dikutip dari berdasarkan laporan Sky Sports Italia, Higuain mengatakan, “Saya harus meminta maaf atas apa yang sudah saya perbuat kepada rekan satu tim, pelatih dan semua para fans serta wasit juga. Reaksi saya seperti ini harusnya tidak saya lakukan jadi dengan demikian saya minta maaf kepada rekan satu tim, pelatih, para fans dan wasit”.

“Kartu kuning yang saya dapat adalah keputusan yang tepat. Saya meminta maaf soal reaksi saya dan saya akan tanggung jawab akan hal tersebut. Saat kita bermain dengan eks klub kita, sudah jelas akan terasa berbeda”,

“Saya bertanggung jawab akan hal tersebut. Hal tersebut memanglah tidak boleh terjadi tetapi pada laga tersebut kami harus kalah dan kami bukanlah sebuah robot. Kami manusia dan kami pasti memiliki emosi”, tegas Higuain.

Higuain sadar bahwa apa yang telah dia lakukan adalah sebuah tindakan dan perbuatan yang salah. Oleh karena itu dirinya berharap apa yang dilakukan sebelumnya tidak dicontoh oleh mereka. Higuain juga berjanji akan lebih mengontrol emosinya pada laga berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *