Maradona Tak Cukup Yakin Dengan Karir Solari Di Madrid

Diego Maradona pesimis dengan karir yang dijalani Santiago Solari sebagai manajer Real madrid.

Solari memang baru saja diresmikan sebagai pelatih tetap Real Madrid selama 18 bulan ke depan pada hari Selasa kemarin. Keputusan mengangkat Solari sebagai pelatih tetap tak lepas dari raihan positif yang berhasil ia raih dalam empat pertandingan berstatus sebagai pelatih sementara Madrid menggantikan Julen Lopetegui.

Legenda Argentina tersebut kemudian membandingkan situasi dari Solari dengan pelatih tim nasional Argentina saat ini, Lionel Scaloni yang dipercaya sebagai pengganti dari pelatih sebelumnya, Jorge Sampaoli.

“Saya bisa katakan bahwa pemilihan keduanya tidak mendapatkan banyak dukungan dari elemen kedua tim tersebut,” ucap Maradona.

“Hanya saja, keputusan tersebut tentu mendapatkan dukungan dari petinggi federasi Argentina dan presiden Real Madrid. Namun saya tidak terlalu yakin bahwa keduanya akan awet bersama tim masing-masing. Semua pelatih memiliki masa edar dan saya kira mereka tidak akan memiliki waktu yang terlalu lama,” tembahnya.

Penunjukkan Solari ini tentu juga dibarengi oleh harapan dari Real Madrid agar pelatih barunya ini mampu mengikuti jejak Zinedine Zidane yang sukses mempersembahkan tiga gelar Liga Champions untuk Los Blancos usai diangkat sebagai pelatih Real Madrid dari tim Castilla.

Maradona yang sempat menangani tim nasional Argentina saat ini berstatus sebagai pelatih klub Meksiko, Dorados di divisi dua. Ia mengaku bahwa dirinya akan sangat menikmati jika dirinya diberi kesempatan untuk melatih klub seperti Real Madrid.

“Saya tentu akan sangat menikmatinya. Saya memiliki pundak yang besar untuk menanggung semua tanggung jawab sebagai pelatih Madrid. Namun, kadang tak semua hal dapat berjalan seperti itu. Saat ini saya bersama dengan Dorados dan saya senang dengan karir yang saya miliki untuk saat ini,” tutup mantan pemain yang sangat terkenal dengan gol tangan tuhannya tersebut.

Melalui Pengecaranya, Maradona Mencoba Meluruskan Komentar Yang Dilontarkan

Menerima banyak kecaman dari berbagai pihak, Diego Maradona melalui pengecaranya, Matias Morla mengatakan bahwa Maradona akan segera menghubungi Messi guna untuk menjelaskan masalah serta maksud sebenarnya yang ingin disampaikan.

Kepada pembawa berita acara America, Nobereslo Entrevista mengatakan, “Maradona sedang ingin menghubungi Messi dan ingin menjelaskan maksud tentang komentar yang dilontarkan kepadanya”.

Diego Maradona melalui pengecaranya, Matias Morla mengatakan bahwa Maradona akan segera menghubungi Messi guna untuk menjelaskan masalah serta maksud sebenarnya yang ingin disampaikan

Morla dengan membela Kliennya menambahkan, “Dia selalu memberi dukungan kepada timnas dan tentang komentar yang dimaksudnya adalah seharusnya mereka tidak membuat Messi menjadi semakin gila. Pernyataan yang menyatakan bahwa Messi bukan seorang pemimpin tersebut bukanlah maksud yang ingin disampaikannya”.

Lionel Messi sebenarnya sudah memutuskan untuk pensiun dari timnas Argentina setelah mengalami gagal dalam ajang final Copa Amerika dua tahun lalu. Setelah itu Messi kembali menjadi pemimpin timnas Argentina dalam ajang Piala Dunia 2018 lalu.

Saat itu Argentina harus terhenti dalam babak 16 besar setelah mengalami kekalahan melawan Prancis dengan skor akhir 3 – 4. Saat itu Prancis keluar sebagai juara dunia. Sejak kejadian tersebut membuat Messi selalu menolak panggilan dari Timnas Argentina. Saat uji coba kontra Brasil, Messi harus absen dan Argentina harus kalah dengan skor akhir 0 – 1.

Diego Maradona bukan kali ini saja melontarkan komentar pedas terhadap orang lain. Sebelumnya dirinya juga pernah melontarkan komentar untuk pemain asal Portugal, Cristiano Ronaldo.

Selain Ronaldo dan Messi, Maradona juga pernah melayangkan kata-kata pedas untuk pemain legenda hidup pesepak bola dunia, Pele.

Diego Maradona Dapat Kencaman Setelah Mengkritik Lionel Messi

Ada pepatah mengatakan bahwa “Mulumu Harimaumu”. Pepatah tersebut cocok dengan apa yang dirasakan oleh pemain legenda asal Argentina, Diego Maradona. Maradona mendapatkan banyak kencaman setelah komentarnya mengenai kepemimpinan dari Lionel Messi di timnas Argentina.

Kritikan dari Maradona tersebut memicu banyak kencaman dari banyak pihak termasuk rekannya sendiri. Satu persatu dari mereka melakukan penyerangan balik untuk Maradona. Bahkan Mario Kempes pun ikut angkat bicara.

Maradona mendapatkan banyak kencaman setelah komentarnya mengenai kepemimpinan dari Lionel Messi di timnas Argentina

Dilansir dari laporan dari Marca, Mario Kempes mengatakan, “Setiap kali Maradona angkat bicara pasti selalu menjadi masalah karena dirinya tidak memiliki rasa hormat. Padala Maradona sangat dihormati, saat dirinya kalah dalam final kontra Italia, tidak ada yang mengatakan apapun tentang dirinya”,

Jose Vives selalu juru bicara dari Barcelona juga ikut menyerang Maradona dengan mengatakan, “Ada beberapa komentar yang sebenarnya sangat mencerminkan dan menggambarkan tentang dirinya”.

Kecaman yang diterima oleh Maradona berawal dari wawancara dirinya distasiun TV Meksiki dalam program La Ultima Palabra. Dalam wawancara tersebut, Maradona mengatakan bahwa Lionel Messi sangat tidak cocok untuk bisa menjadi pemimpin di tim Tango. Menurut Maradona, Messi tidaklah pantas mengenakan kaos ni 10 seperti yang pernah dia pakaikan sebelumnya saat melakukan pembelaan terhadap timnas Argentina.

Pemilik julukan “Si Pemilik Gol Tangan Tuhan” juga pernah menjadi kapten saat Argentina berhasil menjadi Juara Dunia 1986. “Lionel Messi adalah Lionel Messi di Barceliba. Messi juga Lionel Messi di Timnas Argentina. Tidak ada yang mustahil tetapi saya tidak akan memanggil Messi”, tutup Maradona