Jokowi: Semua Pejabat Yang Nyaleg Harus Cuti Saat Gelar Kampanye

Presiden RI, Jokowi meminta untuk kepada semua pejabat negara seperti para menteri yang sudah maju untuk calon anggota legislatif (Caleg) agar bisa mengajukan cuti saat menggelar kampanye. Hal ini dilakukan supaya kegiatan kampanye tidak menggangu tugas mereka sebagai pejabat negara.

Jokowi menyatakan bahwa maju sebagai Caleg sudah merupakan sebuah hal politik bagi tiap warga negara. Namun untuk para pejebat negara sendiri harusĀ  mengajukan cuti saat melaksanakan Kampanye.

Presiden RI, Jokowi meminta untuk kepada semua pejabat negara seperti para menteri yang sudah maju untuk calon anggota legislatif (Caleg) agar bisa mengajukan cuti saat menggelar kampanye.

Jumat, 28 September 2018, saat dijumpai di Solo, Jokowi mengatakan, “Ya itu kan hak politik dari setiap individu untuk nyeleg, tetapi kan harus mengambil cuti saat kampanye. Hal ini memang sudah ada aturannya dan harus dilaksanakan”.

Jokowi berpendapat bahwa cuti yang dilakukan tersebut agar tugas dan kampanye yang akan dilakukan tidak berbenturan dengan pekerjaan. Selain itu Cutinya pun harus diambl saat akhir pekan agar tidak menggangu pekerjaaan dari semua pejabat negara yang menjadi calon legislatif (Caleg).

Selain itu, Komisioner KPU (Komisi Pemilihan Umum), Wahyu Setiawan mengatakan bahwa berdasarakan aturan yang ada, semua menteri dan juga kepda yang ikut berpartisipasi dalam melakukan kampanye diwajibkan untuk mengajukan Cuti.

Wahyu menyebutkan bahwa para menteri atau kepala daerah sudah pasti mengetahui syarat-syarat untuk bisa cuti dalam kampanye nanti.

Wahyu juga menyebutkan akan tetap berkoordinasi dengan semua perwakilan timses dari Capres dan Cawapres unyuk memastikan bahwa kampenye nanti akan berjalan dengan lancar.

Pesan Mendalam Dari Pelukan Jokowi, Prabowo & Hanifan

Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur bersemangat menyambut kemenangan dari Hanifan Yudani Kusumah, pesilat putra yang berhasil mengalahkan Nguyen Thai Link, pesilat asal Vietnam didalam ajang Asian Games, Rabu (29/08/218).

Kemenangan ini semakin menjadi lengkap saat Presiden Jokowi dan Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Prabowo Subianto juga ikut serta menyaksikan laga tersebut. Dengan kehadiran kedua orang tersebut, pemuda asal Bandung, Jabar itu langsung berlari keatas tribun dengan balutan bendera merah putih.

Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur bersemangat menyambut kemenangan dari Hanifan Yudani Kusumah

Semua pejabat yang dihadir pun disalami oleh Hanifan secara satu persatu. Tidak hanya sebuah salam saja tetapi pelukan besar pun diberikan oleh atlet tersebut kepada Jokowi dan Prabowo. Aksi tersebut pun diakui dilakukannya secara spontan dan dirinya merasa sangat beruntung bisa memeluk Presiden Jokowi dan Prabowo dengan penuh kasih sayang.

Dengan aksi yang dilakukan Hanifan langsung menuai banyak sortan, tidak hanya warga tetapi beberapa tokoh menilainya sebagai sesuatu hal yang menyejukan. Hanifan berharap kepada para simpatisan Jokowi dan Prabowo untuk bersatu walaupun saat ini seperti yang kita ketahui bahwa suhu politik sedang memanas menjelang Pilpres 2019.

Dengan pelukan yang dilakukan oleh Hanifan kepada Jokowi dan Prabowo, muncul beberapa pesan atau kesan mendalam, diantaranya:

  1. Pelukan tersebut dianggap bisa menyejukkan Indonesia, pujian tersebut datang diungkapkan langsung oleh Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin
  2. Pelukan yang dilakukan Hanifan membuat Baper Ustad, Yusuf Mansur karenna dirinya merasa iri tidak bisa memeluk Jokowi ataupun Prabowo
  3. Pelukan tersebut juga dianggap sebagai Oasis dalam menjelang Pilpres.

Jokowi Sambut Presiden IOC & OCA di Istana Bogor

Presiden RI, Joko Widodo menerima Thomas Bach selaku Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan Ahmad Al-Sabah Selaku Presiden Dewan Olimpiade Asia (OCA) di Istana Bogor. Salah satu dari maksud kedatangan dari kedua presiden tersebut adalah membahas pelaksanaan Asian Games 2018 di Jakarta.

Kedua Presiden tersebut tiba dan diterima di Istana Bogor pada hari Sabtu (01/09/2018) sekitar pukul 10.00 WIB. Penyambutan tersebut tidak hanya dilakukan oleh Presiden Jokowi saja, melainkan Jokowi juga ditemani oleh Erick Thohir (Ketua Inasgor) dan Retno LP Marsudi (Menteri Luar Negeri).

Joko Widodo menerima Thomas Bach dan Ahmad Al-Sabah

 

Sebelum Jokowi mengajak Bach dan Al-Sabah kedalam ruangan didalam Gedung Putih, mereka pun menyempatkan diri untuk berbincang sebentar di Beranda Talk sambil melihat pemandangan disekitar Istana Bogor.

Setelah itu, Jokowi menjelaskan kepada Bach dan Al-Sabah mengenai pelaksanaan Asian Games 2018 yang diselenggarkan di Jakarta dan Palembang.

Jokowi mengatakan, “Jadi untuk saat ini Indonesia sedang menyelenggarakan Asian Games yang diselenggarkan didua lokasi yaitu Jakarta dan Palembang. Acara pembukaan Asian Games dimulai pada tanggal 18 Agustus 2018 kemarin dan akan ditutup dan berakhir dalam Closing Ceremony pada tanggal 02 September 2018 besok”.

Saat ini Asian Games 2018 sudah memasuki hari terakhir. Untuk hari ini, Sabtu (01/09/2018) masih ada beberapa jumlah cabang yang masih diperkirakan masih memiliki peluang untuk menambah medali Indonesia. Salah satunya ada dari cabang Sepak Takraw.

Indonesia berada diposisi keempat klasemen sementara saat ini dengan berhasil memperoleh 93 medali (30 emas, 23 perak dan 40 perunggu).

Moment – Moment Keakraban Jokowi dan Prabowo

Babak final pada pertandingan Pencak Silat Asian Games 2018 ternyata menjadikan
Presiden Jokowi dan Prabowo sebagai moment keakraban untuk mereka berdua.
Keakraban dan juga kehangatan mereka didepan publik diharapkan bisa membuat
suasana pada pilpres 2019 menjadi lebih baik.

Menjelang Pilpres, kedua penduking sering terlibat ketegangan. Hal ini terjadi dan
tampak dimedia sosial ataupun dunia nyata. Tetapi sebenarnya, kedekatan dari
mereka berdua bukan kali ini saja tampat, sudah beberapa kali mereka terlihat
melakukan pertemuan dengan suasana yang akrab.

Prabowo Gandeng Tangan Jokowi

Berikut moment – moment keakraban Jokowi dan Prabowo yang diharapkan bisa
membuat indonesia menjadi damai:

Saling Berpelukan

Moment Jokowi dan Prabowo Saling Berpelukan

Moment yang ini bisa dibilang paling akrab diantara semua moment. Setelah pesilat
putra, Hanifan Yudani Kusumah mendapat memperoleh medali emas dalam final
melawan Vietnam, dirinya langsung berlari kearah Jokowi dan Prabowo sambil
membawa bendera. Dirinya langsung memeluk dan merangkul keduanya.

Melakukan pertemuan di Istana

Melakukan pertemuan di Istana

Pertemuan ini dilakukan oleh Prabowo untuk membalas kunjungan Jokowi kepadanya.
Dalam pertemuan ini Prabowo mengatakan akan mendukung usaha bersama. Dalam
pertemuan itu pula Prabow terpilih kembali menjadi Presiden Federasi Pencak Silat
Dunia.

Menunggangi Kuda di Hambalang Bersama

Menunggangi Kuda di Hambalang Bersama

Saat itu Prabowo mengundang Jokowi untuk menunggai kuda bersamanya di
Hambalang, Bogor, Jabar, 31 Oktober 2016. Sebelum menunggangi kuda, mereka
melakukan pertemuan tertutup selama dua jam.

Setelah dua jam berselang, mereka berdua keluar dari ruangan, Jokowi terlihat
memakai Topi Koboi pemberian dari Prabowo. Jokowi langsung diarahkan untuk
menaiki kuda berwarna putih bernama Salero.

Pencak Silat Menyatukan Jokowi – Prabowo

Pada final pencak silat Asian Games 2018 yang saat itu berlangsung di Padepokan
Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta menjadi mementun bertemunya dan
berkumpulnya beberapa tokoh politik yang selama ini kita ketahui selalu adu
mengadu untuk bisa memperoleh apa yang diinginkannya.

Selain Jokowi dan Prabowo yang hadir, hadir pula Megawati Soekarnoputri (ketua
umum dari PDIP) bersama putrinya, Puan Maharani dan Jusuf Kalla (Wapres) yang
duduk dikursi VVIP didalam arena pertandingan.

Moment berpelukan Atlet Pencak Silat dengan Jokowi & Prabowo

Puncaknya, Presiden Jokowi yang hadir dalam pertandingan tersebut datang pada
hari Rabu sekitar pukul 16.30 WIB dan langsung disambut oleh Prabowo yang
kemudian duduk bersebelahan bersama tamu-tamu VVIP lainnya.

Moment pada final tersebut menjadikan momen tak terlupakan oleh Presiden RI,
Joko Widodo dan Prabowo Subianto yang notabene merupakan Ketua Umum dari PB
IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia).

Dimana pada moment tersebut terjadi saat pesilat putra, Hanifan Yudani Kusumah
merayakan kemenangan dengan mengelilingi lapangan dan naik kepanggung VVIP dan
menemui Jokowi dan Prabowo. Dirinya kemudian memeluk Prabowo terlebih dulu dan
kemudian disusul dengan memeluk Jokowi. Mereka bertiga pun akhirnya berpelukan.

Moment tersebut pun diposting oleh Jokowi diakun media sosialnya karena dianggap
sebuah peristiwa bersejarah. Dilansir dari akun Facebook Jokowi, @Jokowi,
dirinya memberikan ucapan selamat kepada Hanifan Yudani yang sudah berhasil
mendapatkan emas cabor silat Asian Games.

Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah, sore tadi. Begitu dinyatakan sebagai peraih medali emas kelas C…

Posted by Presiden Joko Widodo on Wednesday, August 29, 2018