Menang Atas Fulham, Arsenal Perpanjang Kemenangan

Minggu, 07 Oktober 2018 malam WIB, Arsenal berhasil melumat Fulham dengan skor akhir 5 – 1 pada laga pekan kedelapan ajang Premier League di Stadion Craven Cottage. Kemenangan ini membuat The Gunners berhasil memenangkan sembilan laga secara terus-menerus dimusim ini.

Dengan perolehan tiga poin, skuat dari Meriam London berada diposisi ketiga di klasemen sementara Premier League dengan total nilai poin sebanyak 18 poin dan hanya tertinggal satu poin dengan Manchester Citu yang hanya melakoni tujuh pertandingan sedangkan Fulham saat ini berada diposisi ke-17 dengan memperoleh lima poin.

Arsenal berhasil melumat Fulham dengan skor akhir 5 - 1 pada laga pekan kedelapan ajang Premier League di Stadion Craven Cottage

Dengan menjadi tamu di Fulham, Arsenal memperoleh perlawanan yang sulit dimenit-menit awal. Gawang Arsenal hampir kebobolan dimenit ke-3 jika bola hasil tembakan dari Luciano ietto tidak digagalkan oleh kiper Bernd Leno.

Arsenal mulai unggul terlebih dulu dimenit ke-29. Umpan yang dibuat oleh Nacho dimanfaatkan Alexandre Lacazette menjadi gol dengan tendangan kaki sebelah kanan.

Satu menit menjelang istirahat turun minum, Fulham berhasil menyamakan kedudukan. Umpan bola dari sepakan dari Andre Schurrle yang memanfaatkan assist dari Luciano Vietto gagak dihadang oleh Leno.

Dengan bermain imbang dibabak pertama, Arsenal memompa semangat bermain mereka pada babak kedua. Dan akhirnya Arsenal berhasil membobol gawang Fulham kembali dengan gol hasil sepakan dari Lacazette yang memanfaatkan umpan dari Danny Welbeck dimenit ke-49.

Dimenit ke-67, Arsenal memperbesar keunggulan untuk menang menjadi 3 – 1. Umpan mendatar dari Pierre-Emerick Aubameyang dari arah kiri berhasil dituntaskan oleh Aaron Ramsey menjadi gol dengan back heel dari kaki kirinya.

Selanjutnya Aubemeyang berhasil mencatatkan namanya dipapan skor dimenit ke-79 dengan menerima umpan dari Hector Bellerin. Memasuki babak injury time, Pierre-Emerick Aubemayang kembali membobol gawang lawan sekaligus membawa Arsenal unggul menjadi 5 – 1. Sampai babak ahir pertandingan, tidak ada gol tambahan yang tercipta, begitu juga dengan Fulham.

Pochettino Ingin Lebih Dari Sekedar Empat Besar

Pochettino Ingin Lebih Dari Sekedar Empat Besar

Tottenham Hotspur terus bersaing di papan atas Premier League dalam beberapa musim terakhir, namun hal itu bukan untuk memperebutkan gelar juara melainkan untuk posisi empat besar. Mengenai hal itu, manajer Spurs, Mauricio Pochettino tidak lagi cukup dengan pencapaian tersebut.

Pencapaian terbaik bagi Spurs adalah saat menjadi runner-up pada musim 2016-2017 di bawah sang juara Chelsea. Pada musim 2015-2016 Spurs juga sempat terlibat persaingan ketat dengan Leicester City, namun performa mereka menurun drastis di akhir musim sehingga membuat mereka tersingkir dari perburuan gelar juara.

Menyambut musim kompetisi 2018-2019, manajer asal Argentina itu menegaskan bahwa target timnya adalah keluar sebagai juara dan bukan hanya sekedar meraih satu tiket ke ajang Liga Champions musim depan.

“Kalau ada pihak yang percaya bahwa Tottenham bermain bukan untuk meraih trofi, maka itu ada pemikiran yang salah. Saya berada disini untuk meraih gelar juara. Jadi meraih kemenangan dan pemikiran tentang juara itu adalah hal yang berbeda,” ucap Pochettino.

“Selalu tampil di ajang Liga Champions dalam tiga musim beruntun adalah hal yang cukup besar untuk tim ini. Namun itu tidak lagi cukup. Kami harus melakukan beberapa perubahan untuk bisa mencapi hasil yang lebih baik lagi. Bagi saya sekedar lolos Liga Champions tak lagi cukup,” tambahnya.

“Saya akan terus bertahan dan berusaha sampai akhir bersama dengan tim ini sampai saat klub ini tidak membutuhkan saya lagi atau mempersilahkan saya mencari tim baru di masa depan,” lanjut mantan manajer Southampton tersebut.

Saat ini Spurs tengah membangun proyek ambisius dengan membuat stadion baru dan meningkatkan fasilitas latihan. Namun hal tersebut juga membuat mereka terlihat sangat pasif di bursa transfer sehingga terlihat sangat tertinggal dari rival-rival mereka. Tanpa kehadiran pemain baru nantinya apakah Spurs sanggup mencapai target meraihb gelar juara?

“Semua hal bisa saja terjadi dalam sepakbola. Namun kami harus mengakui bahwa itu tidak akan mudah karena kami harus menghadapi para rival kami yang terlihat terus meningkat di setiap musimnya. Kami menganggap ini merupakan sebuah persaingan yang sama tapi kami berusaha dengan energi dan alat yang berbeda,” tutup Pochettino.