Santiago Solari Resmi Gantikan Posisi Lopetegui

Julen Lopetegui secara resmi telah dilengserkan dari posisi manjaer Real Madrid. Kabar pemecatan Lopetegui ini memang tidak terlalu mengejutkan mengingat masa depan dirinya memang terus menjadi spekulasi akhir-akhir ini menyusul hasil buruk yang terus dicatatkan oleh Madrid.

Keputusan pemecatan Lopetegui akhirnya diambil oleh pihak klub Real Madrid setelah Los Merengues dipermalukan oleh Barcelona dengan skor telak 5-1 di Camp Nou dalam laga El Clasico akhir pekan lalu. Usai pemecatan Lopetegui ini, kursi manajer Madrid dipercayakan kepada pelatih sementara, Santiago Solari yang sebelumnya melatih Real Madrid Castilla.

Penunjukkan Solari ini sejatinya sangat mengejutkan karena selama masa depan Lopetegui dispekulasikan, nama pelatih Antonio Conte disebut-sebut sebagai kandidat utama pengganti dari Lopetegui. Mantan pelatih Chelsea itu diyakini akan menjadi pengganti Lopetegui andai pelatih asal Spanyol itu benar-benar didepak dari Santiago Bernabeu nantinya.

Terpilihnya Solari dan bukan Conte diyakini karena Madrid merasa bahwa Conte bukanlah sosok pelatih yang tepat untuk bisa menciptakan kondisi ruang ganti yang kondusif. Hal itu tak lepas dari apa yang terjadi selama Conte membesut Chelsea sebelumnya. Pemecatan Conte dari Chelsea memang tidak lepas dari situasi ruang ganti pemain yang tidak berjalan dengan baik.

Selain Conte, nama pelatih tim nasional Belgia, Roberto Martinez juga sempat diisukan menjadi salah satu kandidat pelatih yang diinginkan oleh Madrid. Namun pada akhirnya pihak manajemen lebih memilih nama Solari untuk mengisi posisi kosong tersebut. Mantan pemain Real Madrid itu akan mengawali langkahnya dengan memimpin Madrid menghadapi Melilla di ajang Copa del Rey tengah pekan ini.

Bekuk Inggris, Belgia Segel Juara Grup

Bekuk Inggris, Belgia Segel Juara Grup

Tim nasional Belgia melaju ke babak 16 besar dengan status sebagai juara grup usai meraih poin sempurna dari tiga pertandingan di fase Grup G Piala Dunia 2018.

Menjalani pertandingan terakhir di Kaliningrad Stadium melawan Inggris, Belgia sukses meraih kemenangan dengan skor tipis 1-0. Kedua tim yang sama-sama telah memastikan langkah lolos ke babak selanjutnya memilih untuk memainkan mayoritas pemain pelapis di laga ini.

Perubahan starting line-up dari kedua tim ini memang terasa wajar karena untuk menghindari gangguan cedera terhadap pemain utama maupun menjaga kondisi kebugaran para pemain utama mereka untuk persiapan menghadapi babak 16 besar nantinya.

Kedua tim juga terlihat bermain cukup hati-hati di sepanjang pertandingan babak pertama. Situasi sedikit berubah usai memasuki babak kedua dimana beberapa peluang berbahaya diciptakan oleh kedua tim.

Usai melewatkan beberapa peluang, Belgia akhirnya mampu memecah kebuntuan melalui gol yang diciptakan oleh mantan penggawa Manchester United, Adnan Januzaj. Gol ini tercipta tepatnya pada menit ke-51 babak kedua.

Lolos dengan status juara grup membuat tim besutan pelatih Roberto Martinez itu akan menantang runner-up dari grup H, Jepang di babak 16 besar nanti. Sementara Inggris akan berhadapan dengan wakil dari Amerika Selatan, Kolombia di babak 16 besar.

Di posisi ketiga klasemen ditempati oleh wakil dari Afrika, Tunisia yang dalam pertandingan terakhir sukses mengalahkan Panama dengan skor 2-1.