Kylian Mbappe Ingin PSG Lebih Kompak

Kylian Mbappe mengungkapkan bahwa PSG (Paris Saint – Germain) masih membutuhkan waktu untuk bisa lebih beruntung jika ingin mewujudkan mimpi mereka untuk bisa menjuarai Liga Champions.

Mbappe percaya bahwa tim skuat PSG harus bisa lebih kompak untuk tampil sebaik mungkin dalam laga yang bisa dibilang sangatlah sulit tersebut. PSG memang mengalami kesulitan pada fase group Liga Champions musim ini.

Kylian Mbappe

Hal tersebut bisa dilihat dari kekalahannya kontra Liverpool di Anfield, mengalahkan Red Star dengan skor yang telak dan dua laga imbang saat melawan Napoli. Dengan kondisi tersebut mewajibkan PSG untuk memperoleh kemenangan jika ingin tetap bertahan.

Mbappe sendiri mengakui bahwa PSG mengalami kesulitan pada fase group Liga Champions. Untuk mampu menjuarai ajang Liga Champions, Mbappe merasa PSG harus lebih kompak dan menyatu serta harus lebih “klik”

Dilansir dari Sky Sports, Mbappe mengatakan, “Sampai sejauh ini kami memang sedikit merasa kesulitan tetapi kami masih bisa maju terus dan nasib tim kami ada pada tangan kami sendiri jadi kami harus lebih berusaha lebih baik lagi”.

Mbapee juga mengakui bahwa Liga Champions memang sebuah ajang yang spesial dan berbeda dari laga lainnya. Ajang tersebut merupakan sebuah ajang terbaik dalam hal kontra pemain yang memiliki level tinggi. Menurutnya pribadi, Mbappe sangatlah merasa gembira bisa bermain melawan pemain-pemain yang memiliki kualitas di ajang Liga Champions tersebut.

Drogba Percaya Ronaldo Masih Memiliki Kans Menjadi Pemenang Ajang Ballon d’Or 2018

Pemain Legenda asal Chelsea, Didier Drogba beranggapan bahwa Striker bintang asal Juventus, Cristiano Ronaldo masih memiliki sebuah kelayakan untuk bisa mendapatkan penghargaan ajang Ballon d’Or tahun ini.

Beberapa media dari Eropa dalam minggu-minggu terakhir ini sangat ramai memberitakan bahwa Ronaldo tidak akan bisa masuk kedalam tiga besar calon peraih ajang Ballon d’Or 2018 musim ini. Eks pemain dari Real Madrid ini dianggap kalah bersaingan dengan pemain-pemain muda seperti Kylian Mbappe, Raphael Varane dan Luka Modric.

Didier Drogba beranggapan Cristiano Ronaldo masih memiliki sebuah kelayakan untuk bisa mendapatkan penghargaan ajang Ballon d'Or

Pada musim 2018 ini, performa terbaik Ronaldo hanya bertahan pada level klub. Dirinya berhasil membawa Real Madrid menjadi juara ajang Liga Champions sebanyak tiga kali secara berturut-turut. Tetapi sayangnya Ronaldo harus gagal saat bersama dengan Portugal diajang Piala Dunia 2018.

Sedangkan untuk ketiga nama calon peraih ajang Ballon d’Or ini dianggap mampu masuk tiga besar dan berhasil berjaya pada Piala Dunia 2018. Luca Modric berhasil membantu tim Kroasia menjadi finalis sedangkan untuk Mbappe dan Varane berhasil membawa Perancis menjadi juara.

Membahas soal kabar pemenang ajang Ballon d’Or, Drogba mengaku bahwa dirinya memiliki keinginan kalau Mbappe menjadi pemenang namun Drogba juga beranggapan bahwa Ronaldo masih memiliki kelayakan untuk bisa memenangkan ajang Ballon d’Or tersebut kembali.

Dilansir oleh media Tribal Football, Drogba mengatakan, “Akan menjadi sebuah kesenangan bisa melihat Kylian Mbappe menjadi pemenang ajang Ballon d’Or. Kabar tersebut sangatlah menyegarkan, tetapi masih ada Ronaldo disini. Dirinya sudah berhasil memenangkan ajang ini selama beberapa tahun terakhir. Pria ini sangatlah luar biasa”.

Zlatan Ibrahimovic & AC Milan Dikabarkan Sudah Mencapai Kesepakatan Untuk Bekerja Sama

Zlatan Ibrahimovic dan AC Milan dikabarkan sudah menjalin kesepakatan untuk bekerja sama. Ibrahimovic akan kembali bermain di San Siro pada bursa transfer musim dingin nanti.

Dilansir oleh media Corriere della Sera, AC Milan dikabarkan sudah bersedia untuk membayar LA Galaxy agar mereka mau melepaskan pemain asal Swedia tersebut. Untuk kesepakatan tersebut, I Rossoneri harus mengeluarkan biaya yang cukup besar yaitu 2.8 Juta Euro.

Zlatan Ibrahimovic dan AC Milan dikabarkan sudah menjalin kesepakatan untuk bekerja sama

Tetapi untuk AC Milan memiliki opsi atau pilihan untuk memperpanjang kontraknya pada musim depan. Ibrahimovic dikabarkan bahwa dirinya sendirilah yang menginginkan AC Milan mengontrkanya selama 18 bulan.

Walaupun antar keduanya, baik itu Ibrahimovic dan AC Milan sudah mencapai sebuah kesepakatan, LA Galaxy dikabarkan masih merasa keberatan akan masalah kontrak tersebut. Pemain tersebut masih harus berusaha dan bisa meyakinkan klub dari Major League Soccer tersebut.

Sampai saat ini, LA Galaxy menegaskan bahwa keberadaan Ibrahimovic di LA Galaxy masih ada kontrak selama setahun lagi. Jovan Kirovski, Direktur Teknik asal LA Galaxy menyatakan bahwa mereka akan terus mempertahankan Ibrahimovic di Los Angeles.

Kirovski menjelaskan bahwa “Kontrak Ibrahimovic masih panjang dan tidak akan habis dalam waktu dekat ini. Dirinya masih memiliki waktu satu tahun lagi untuk bermain bersama kami di LA Galaxy”.

“Kami semua disini ingin membuatnya menjadi senang dan betah saat berada di tim ini. Kami akan selalu bekerja keras untuk memastikan bahwa dirinya akan masih tetap bermain untuk LA Galaxy”, tutup Kirovski.

Juventus Sudah Mempersiapkan Dua Sosok Pengganti Alex Sandro Jika Hengkang Nantinya

Juventus dikabarkan sudah mempersiapkan dua sosok pengganti dari Alex Sandro jika nantinya benar akan hengkang dari Juventus ke tim lain. Sebagai penggantinya, Juventus sudah melakukan bidikan terhadap pemain Real Madrid, Marcelo dan pemain Benfica, Alex Grimaldo.

Alex Sandro memulai karirnya di Juventus semenjak tahun 2015 lalu. Dirinya dibeli dari Porto dengan harga sekitar 26 Juta Euro. Saat itu, dirinya dikontrak dengan waktu selama 5 tahun, tetapi sepertinya dirinya tidak sanggup memenuhi massa kontrak tersebut.

Juventus dikabarkan sudah mempersiapkan dua sosok pengganti dari Alex Sandro jika nantinya benar akan hengkang dari Juventus ke tim lain

Hal tersebut terjadi karena sejak musim lalu Sandro sering dikabarkan menjadi sosok incaran dari klub lain. Belum lagi mengenai masalah negosiasi kontraknya bersama dengan Juventus dikabarkan sedang macet.

Juventus akhirnya dikabarkan sudah siap melepaskan bek kiri asal Brasil tersebut, tetapi hal itu akan baru dilakukan pada bursa transfer musim panas yang akan datang. Kabar tersebut dilansir langsung oleh Corriere di Torino.

Selain itu, mereka juga menyatakan bahwa Juventus sudah memiliki dua sosok calon pemain yang dianggap cocok untuk mengisi posisi Sandro pada musim depan. Pertama adalah bek kiri asal Real Madrid, Marcelo dan Kedua adalah bek kiri asal Benfica, Alex Grimaldo.

Untuk Alex Grimaldo, Benfica malah sudah dikabarkan sudah merelakan kepeindahannya ke Turin tetapi sampai saat ini klub asal Portugal ini belum sampai pada kata sepakat soal besarnya nilai transfer pemain tersebut.

Diantara semua klub yang menginginkannya, ada klub besar Inggris seperti Chelsea dan Manchester City. Kedua klub tersebut sekarang dikabarkan memiliki peluang atau kans yang sama besarnya untuk bisa mendapatkan Sandro karena Sandro sendiri membuka peluang untuk bisa bermain di EPL jika nantinya dirinya benar hengkang dari Juventus.

Ketertarikan Juventus Terhadap Gelandang Arsenal, Aaron Ramsey

Juventus dikabarkan memiliki ketertarikan dan minat terhadap jasa dari gelandang Arsenal, Aaron Ramsey. Juventus juga dikabarkan sudah menyiapkan gaji yang besar untuk bisa mendapatkan dan meminang pemain Internasional asal Wales tersebut.

Kabar soal masa depan Aaron Ramsey tersebut sudah beredar sejak tahun lalu. Sang pemain kini dikabarkan tidak memiliki niat untuk menambahkan masa kerjanya di London Utara yang akan berakhir pada bulan Musim panas tahun depan.

Juventus dikabarkan memiliki ketertarikan dan minat terhadap jasa dari gelandang Arsenal, Aaron Ramsey

Tetapi setelah proses negosiasi yang sudah dilakukan berlarut-larut, Arsenal dipastikan tidak ingin memperpanjang kontrak dari Aaron Ramsey. Dengan demikian sang pemain tersebut akan meninggalkan Emirates Stadium di musim panas nanti sebagai pemain dengan status gratisan.

Dilansir oleh media The Sun, Juventus terlihat sangat memiliki ambisi untuk bisa mendapatkan tanda tangan dari Ramsey secara gratus dibursa musim panas tahun depan nantinya. Juventus dikabarkan bersedia akan memberikan gaji kepada Ramsey sebesar 11.7 Juta Euro atau sebesar 10.4 Juta Pounds atau hampir mencapar Rp. 200 Milliar untuk /musimnya.

Saat di Juventus nanti, Ramsey akan mendapatkan kontrak selama empat musim lamanya dengan menerima gaji mencapai 200 ribu pounds /pekan. Ramsey sendiri masih bisa melakukan negosiasi dengan klub luar asal Inggris pada bulan Januari mendatang.

Ternyata selain Juventus, Ramsey dikabarkan juga sedang menjadi incaran dari klub raksasa asal Bundesliga, Bayern Munchen. Perwakilan dari Bayern sudah melakukan pemantauan terhadap aksi Ramsey dalam ajang laga UEFA kontra Denmark.

Bayern Munchen diklaim memiliki rasa percaya diri untuk bisa mengamankan Ramsey. Walaupun demikian, tawaran gaji yang besar dari Juventus bisa membuat pria berumur 27 tahun itu lebih memilih untuk bermain di Turin.

Permohonan Maaf Gonzalo Higuain Soal Kartu Merah Yang Didapatnya Saat Laga AC Milan Kontra Juventus

Striker asal AC Milan, Gonzalo Higuain akhirnya menyadari bahwa tindakan yang dia lakukan saat laga Juventus merupakan sebuah hal yang salah. Dirinya meminta maaf karena terbawa emosi dan dengan emosinya tersebut membuat dirinya mendapatkan kartu merah.

Dua menit setelah gol yang dicetak Ronaldo, Gonzalo Higuain melakukan sebuah tindakan yang tidak terpuji. Dirinya mendapatkan kartu merah setelah melakukan protes yang berlebihan terhadap wasit muda, Paolo Mazzoleni, yang sebelumnya sudah memberikan sebuah kartu kuning kepadanya.

Striker asal AC Milan, Gonzalo Higuain akhirnya menyadari bahwa tindakan yang dia lakukan saat laga Juventus merupakan sebuah hal yang salah

Higuain mengaku jika dirinya berada dalam kondisi yang sangat emosional saat harus mendapatkan kartu kuning. Higuain mengakui bahwa dirinya bukan sebuah robot yang bisa menahan emosi pada laga panas tersebut kontra Juventus yang juga merupakan eks klubnya. Higuain pun melakukan permohonan maaf atas apa yang sudah terjadi.

Tindakan yang dilakukan oleh Higuain termasuk tindakkan yang merugikan AC Milan karena dirinya harus absen pada laga Milan dipekan depan. Bahkan dirinya juga terancan akan mendapatkan sebuah sanksi tambahan dan akan absen lebih lama lagi oleh karena itu dirinya melakukan permintaan maaf.

Dikutip dari berdasarkan laporan Sky Sports Italia, Higuain mengatakan, “Saya harus meminta maaf atas apa yang sudah saya perbuat kepada rekan satu tim, pelatih dan semua para fans serta wasit juga. Reaksi saya seperti ini harusnya tidak saya lakukan jadi dengan demikian saya minta maaf kepada rekan satu tim, pelatih, para fans dan wasit”.

“Kartu kuning yang saya dapat adalah keputusan yang tepat. Saya meminta maaf soal reaksi saya dan saya akan tanggung jawab akan hal tersebut. Saat kita bermain dengan eks klub kita, sudah jelas akan terasa berbeda”,

“Saya bertanggung jawab akan hal tersebut. Hal tersebut memanglah tidak boleh terjadi tetapi pada laga tersebut kami harus kalah dan kami bukanlah sebuah robot. Kami manusia dan kami pasti memiliki emosi”, tegas Higuain.

Higuain sadar bahwa apa yang telah dia lakukan adalah sebuah tindakan dan perbuatan yang salah. Oleh karena itu dirinya berharap apa yang dilakukan sebelumnya tidak dicontoh oleh mereka. Higuain juga berjanji akan lebih mengontrol emosinya pada laga berikutnya.

Pujian Tite Terhadap Vinicius Junior

Pelatih asal Timnas Brasil, Tite memberikan pujian kepada striker muda asal Real Madrid, Vinicius Junior. Namun Tite sendiri masih belum berminat untuk memberikan kesempatan tersebut kepada VInicius untuk melakukan Debut pada timnas Senior Brasil dalam waktu dekat ini.

Pemain muda berumur 18 tahun ini dibeli oleh Real Madrid seharga 46 Juta Euri pada tahun 2017. Vinicius baru bisa bergabung dengan Real Madrid pada musim panas lalu. Vinicius juga sudah beberapa kali mendapatkan kesempatan bermain pada tim utama Real Madrid.

Pelatih asal Timnas Brasil, Tite memberikan pujian kepada striker muda asal Real Madrid, Vinicius Junior

Dengan kepindahan Cristiano Ronaldo ke Juventus membuat Vinicius bisa mendapatkan kesempatan bermain pada tim utama Real Madrid. Vinicius yang juga eks pemain dari Flamengo ini bahkan sudah berhasil menyumbangkan satu buah goal untuk Real Madrid saat laga kontra Real Valladolid dengan skor akhir 2 – 0.

Namun banyak anggapan bahwa gol tersebut mungkin adalah sebuah gol bunuh diri yang dilakukan oleh salah satu pemain dari Valladolid. Walau sudah bermain beberapa kali di tim utama Real Madrid, Tite beranggapan bahwa Vinicius masih belum siap untuk bisa bermain di timnas Brasil senior.

Dilansir oleh media dari Tribal Football, Tite mengujarkan, “Saya berpikir mengenai ajang Piala Dunia. tetapi hal tersebut merupakan hal yang sulit untuknya karena mengingat dirinya meninggalkan Flamengo saat itu. Mereka adalah klub yang mengembangkan dan dirinya harus melalui fase adaptasi di Real Madrid terlebih dulu”.

“Dirinya masih belum memiliki watak kedewasaan yang merupakan syarat yang diperlukan untuk menjadi lebih baik saat harus mengambil sebuah keputusan. Dirinya adalah pemain yang sangat bertalenta terutama dalam hal membaca situasi satu lawan satu, tetapi dirinya hanya kurang dalam pengambilan keputusan saja. Saya pikir Vinicius adalah pemain yang individualistis tetapi walaupun begitu dirnya mampu mengetahui cara mendengarkan orang-orang yang ada disekitarnya”, tutup Tite.

Maradona Tak Cukup Yakin Dengan Karir Solari Di Madrid

Diego Maradona pesimis dengan karir yang dijalani Santiago Solari sebagai manajer Real madrid.

Solari memang baru saja diresmikan sebagai pelatih tetap Real Madrid selama 18 bulan ke depan pada hari Selasa kemarin. Keputusan mengangkat Solari sebagai pelatih tetap tak lepas dari raihan positif yang berhasil ia raih dalam empat pertandingan berstatus sebagai pelatih sementara Madrid menggantikan Julen Lopetegui.

Legenda Argentina tersebut kemudian membandingkan situasi dari Solari dengan pelatih tim nasional Argentina saat ini, Lionel Scaloni yang dipercaya sebagai pengganti dari pelatih sebelumnya, Jorge Sampaoli.

“Saya bisa katakan bahwa pemilihan keduanya tidak mendapatkan banyak dukungan dari elemen kedua tim tersebut,” ucap Maradona.

“Hanya saja, keputusan tersebut tentu mendapatkan dukungan dari petinggi federasi Argentina dan presiden Real Madrid. Namun saya tidak terlalu yakin bahwa keduanya akan awet bersama tim masing-masing. Semua pelatih memiliki masa edar dan saya kira mereka tidak akan memiliki waktu yang terlalu lama,” tembahnya.

Penunjukkan Solari ini tentu juga dibarengi oleh harapan dari Real Madrid agar pelatih barunya ini mampu mengikuti jejak Zinedine Zidane yang sukses mempersembahkan tiga gelar Liga Champions untuk Los Blancos usai diangkat sebagai pelatih Real Madrid dari tim Castilla.

Maradona yang sempat menangani tim nasional Argentina saat ini berstatus sebagai pelatih klub Meksiko, Dorados di divisi dua. Ia mengaku bahwa dirinya akan sangat menikmati jika dirinya diberi kesempatan untuk melatih klub seperti Real Madrid.

“Saya tentu akan sangat menikmatinya. Saya memiliki pundak yang besar untuk menanggung semua tanggung jawab sebagai pelatih Madrid. Namun, kadang tak semua hal dapat berjalan seperti itu. Saat ini saya bersama dengan Dorados dan saya senang dengan karir yang saya miliki untuk saat ini,” tutup mantan pemain yang sangat terkenal dengan gol tangan tuhannya tersebut.

Fokus Dengan Pemain Akademi, Emery Tak Berpikir Rekrut Penyerang di Januari

Manajer Arsenal, Unai Emery mengaku bahwa dirinya sama sekali tidak berpikir membutuhkan penyerang anyar di dalam timnya di bursa transfer bulan Januari nanti. Untuk itu, ia menegaskan tidak akan berupaya untuk merekrut penyerang di musim dingin ini.

Saat ini lini depan Arsenal sejatinya kekurangan pemain. Hal ini tak lepas dari cedera parah yang harus dialami oleh salah satu penyerang The Gunners yakni Danny Welbeck kala dirinya tampil di ajang Europa League untuk mmeperkuat Arsenal melawan Sporting CP tengah pekan lalu.

Melihat kondisi cedera yang dialami oleh Welbeck, penyerang berpaspor Inggris tersebut diperkirakan membutuhkan waktu pemulihan setidaknya hingga tiga bulan ke depan. Hal ini langsung memunculkan rumor bahwa Arsenal akan merekrut seorang penyerang baru di bursa transfer musim dingin nanti.

Mengenai rumor tersebut, Emery memberikan tanggapan dirinya. Mantan pelatih Sevilla itu mengatakan bahwa ia sama sekali tidak memiliki rencana membeli penyerang baru untuk timnya di paruh kedua nanti. Ia menegaskan bahwa ia lebih fokus untuk memaksimalkan pemain-pemain yang sudah ada untuk mengisi posisi kosong yang ditinggalkan oleh Welbeck selama menjalani masa pemullihan.

“Saya kira saat ini bukan waktu yang tepat untuk membahas mengenai pemain yang akan direkrut pada bursa transfer Januari nanti. Fokus utama kami adalah mencari pemain yang cocok untuk menggantikan posisi dari Welbeck di tim internal kami,” ucap Emery.

“Di Tim U-23 kami memiliki seorang pemain yang saya kira layak untuk menggantikan posisi dari Welbeck. Pemain yang saya maksud adalah Eddie Nketiah. Ia bermain sangat baik saat ini dan saya kira ia memiliki peluang yang cukup besar untuk bisa tampil bersama dengan skuat utama kami musim ini,” tutupnya.

Dortmund Menangi Laga Klasik Lawan Bayern

Laga klasik di ajang Bundesliga yang mempertemukan Borussia Dortmund dan Bayern Munich di Westfalen Stadium berlangsung sengit dengan menghadirkan lima gol.

Tuan rumah Dortmund berhasil mengamankan tiga poin penuh di kandang sendiri setelah sempat tertinggal dua kali dari Bayern. Tambahan tiga angka ini semakin memperkokoh posisi Dortmund di puncak klasemen sementara Liga Jerman.

Saat ini Dortmund menggengam keunggulan empat poin dari peringkat kedua Borussia Monchengladbach dan menjauh dari kejaran Bayern Munich yang berada di posisi ketiga dengan selisih tujuh poin. Kekalahan dari Dortmund merupakan yang ketiga kalinya bagi Bayern di 11 laga awal Bundesliga musim ini.

Bayern berhasil memecah kebuntuan di menit ke-26 setelah penyerang andalan mereka, Robert Lewandowski sukses menyambut umpan silang serge Gnabry dengan tandukan sempurna yang menjebol gawang Dortmund. Skor 0-1 ini bertahan hingga turun minum.

Dalam posisi tertinggal, pelatih Dortmund, Lucien Favre melakukan pergantian pemain dengan memainkan Mahmoud Dahoud menggantikan Julian Weigl di babak kedua. Perubahan ini membuat permainan Dortmund semakin berbahaya di babak kedua. Hasilnya langsung dirasakan oleh tuan rumah setelah empat menit pertandingan babak kedua setelah Marco Reus sukses menyamakan skor lewat sepakan penalti.

Selang tiga menit, tim tamu kembali memperoleh keunggulan setelah Lewandowski sukses mencetak gol keduanya di pertandingan ini setelah memaksimalkan kerja sama apik dari Gnabry, Thomas Muller, dan Joshua Kimmich. Nama terakhir ini yang mencatatkan assist atas gol Lewandowski tersebut.

Tak ingin menelan malu di depan hadapan pendukung sendiri, Dortmund sukses menyamakan skor kembali setelah Reus juga menorehkan gol keduanya di pertandingan ini di menit ke-67. Gol ini dicetak oleh Reus dengan tembakan voli indah usai memanfaatkan umpan dari Lukasz Piszczek.

Seisi stadion Westfalen akhirnya bergemuruh di menit ke-73 setelah Paco Alcacer sukses membalikkan keadaan lewat golnya. Mantan pemain Valencia yang baru dimainkan untuk menggantikan posisi Mario Gotze itu sukses memaksimalkan umpan terobosan yang dilepaskan oleh Axel Witsel.

Bayern sempat menyamakan skor di menit-menit akhir pertandingan lewat backheel dari Lewandowski. Akan tetapi, gol tersebut dibatalkan oleh wasit setelah penyerang Polandia itu terlihat sudah berada dalam posisi offside. Skor 3-2 untuk kemenangan Dortmund itu akhirnya bertahan hingga akhir pertandingan.