Julian Draxler Minta Rekan Setimnya Untuk Waspada Terhadap Kylian Mbappe

Pemain gelandang timnas asal Jerman, Julian Draxler meminta kepada rekan satu timnya untuk tetap mewaspadai salah satu pemain penyerang asal Prancis, Kylian Mbappe. Dirinya berpendapat bahwa Mbappe memiliki kecepatan yang hebat sehingga sering membuat lawan menjadi kerepotan.

Kylian Mbappe adalah salah satu pemain muda yang saat ini sedang bersinar. Dirinya berhasil membawa PSG memperoleh tiga gelar juara pada musim lalu yaitu Ligue 1, Coupe de la Ligue dan Coupe de France.

Pemain gelandang timnas asal Jerman, Julian Draxler meminta kepada rekan satu timnya untuk tetap mewaspadai salah satu pemain penyerang asal Prancis, Kylian Mbappe

Tidak hanya berada dilevel klub, performa terbaik dari Mbappe juga masih berlanjut saat melakukan pembelaan timnas Prancis. Dirinya berhasil menciptakan empat gol saat membantu Les Blues memperoleh piala penghargaan Piala Dunia 2018.

Memasuki musim ini, performa dari Kylian Mbappe semakin bagus dan tidak mengalami penurunan. Dirinya telah berhasil menciptakan 10 goal dari 7 laga bersama dengan PSG didalam semua ajang kompetisi.

Selain itu, Mbappe juga berhasil mengumpulkan sembilan gol bersama dengan timnas Prancis pada 2018. Dan untuk terakhir kali, pesepak bola muda ini berhasil mencatatkan namanya dipapan skor saat melakukan laga melawan tim dengan julukan Ayam Jantan dan harus ditahan imbang 2 – 2 pada 12 Oktober 2018.

“Dengan performanya tersebut, Mbapee dipercaya akan menjadi sosok ancaman untuk lini belakang timnas Jerman. Dengan kecepatan dan penyelesaian akhir yang dimiliki merupakan senjata utama dan terbesar dari dirinya. Kami tidak boleh membiarkan Kylian Mbappe menggunakan salah satunya karena dengan cara tersebut dapat membuat klub menjadi lebih kompak”, tutup pemain PSG tersebut.

Uruguay vs Prancis: Adu Tajam Cavani dan Mbappe

Uruguay vs Prancis: Adu Tajam Cavani dan Mbappe

Uruguay dan Prancis akan saling bunuh dalam pertandingan pertama babak perempatfinal Piala Dunia 2018 malam nanti. Ini merupakan pertama kalinya kedua tim saling berhadapan di babak knock-out.

Dua penyerang andalan masing-masing tim yakni Edinson Cavani dan Kylian Mbappe akan menjadi pusat perhatian dalam laga yang dihelat di Nizhny Novgorod usai keduanya sama-sama tampil gemilang di babak 16 besar lalu.

Saat ini kedua tim juga tengah berada dalam kepercayaan diri tinggi usai sama-sama berhasil menyingkirkan tim kuat di babak 16 besar. Uruguay sukses menumbangkan Portugal dengan skor 2-1, sementara itu Prancis sukses memulangkan Argentina setelah berhasil meraih kemenangan dengan skor 4-3.

Prancis yang sempat dibanjiri kritikan di babak fase grup karena dianggap gagal menampilkan performa terbaiknya seakan terbangun dan langsung menjawab kritikan tersebut dengan performa gemilang menghadapi Argentina. Melihat performa Prancis dalam laga tersebut, banyak pihak yang meyakini bahwa Prancis akan mampu berbicara banyak dalam kesempatan kali ini.

Sementara Uruguay dikenal sebagai salah satu tim dengan pertahanan terbaik dan mempunyai senjata mematikan berupa serangan balik cepat yang biasa mereka terapkan.

Meski Cavani belum bisa dipastikan akan ambil bagian dalam pertandingan nanti, namun pelatih Prancis, Didier Deschamps tetap sangat mewaspadai akan potensi ancaman yang bisa dihadirkan oleh lini depan Celeste di pertandingan nanti.

“Tim kami telah siap andai Cavani bermain dalam pertandingan nanti. Saat ini kami tidak tahu mengenai situasi dirinya dan hal itu baru bisa kami ketahui 90 menit sebelum kick off dilakukan. Mereka tim yang sangat sulit ditaklukkan karena mereka memiliki kualitas skuat yang sangat baik. Mereka selalu tampil menjadi sebuah tim yang solid dan mereka selalu menikmati akan hal tersebut,” ucap Deschamps.

Di sisi lain, pelatih Uruguay, Oscar Tabarez juga harus dipusingkan dengan ancaman yang bisa dihadirkan oleh penyerang muda milik Prancis, Mbappe. Ia mengingatkan timnya untuk tidak memberikan sedikit pun ruang bagi penyerang Paris Saint-Germain itu dalam pertandingan nanti.

“Sektor penyerang merupakan lini terkuat dari Prancis. Keberadaan Antoine Griezmann dan Mbappe akan selalu menyulitkan tim anda. Jika mereka mendapatkan ruang maka itu akan menjadikan kami berada dalam posisi yang lebih sulit,” ucap Tabarez.

Selain Uruguay yang terancam tampil tanpa Cavani, Prancis juga dipastikan tidak bisa memainkan skuat terbaiknya dalam pertandingan nanti. Pasalnya, gelandang Blaise Matuidi harus absen setelah menerima akumulasi kartu kuning. Posisi Matuidi kemungkinan akan digantikan oleh gelandang milik Bayern Munich, Corentin Tolisso. Selain pemain-pemain yang terhambat untuk tampil, kedua tim diyakini masih akan tetap mempertahankan pemain-pemain andalan mereka seperti di babak 16 besar lalu.

Sebagai salah satu favorit juara dari awal turnamen, maka Prancis layak lebih diunggulkan untuk bisa meraih satu tiket ke babak semifinal.

Prediksi skor: Uruguay 0-1 Prancis