Posisi Maurizio Sarri Dalam Bahaya Jika Chelsea Finish Diluar Empat Besar

Chelsea harus menelan kekalahan saat berhadapan dengan Everton dengan skor akhir 0 – 2 pada akhir pekan lalu dalam laga lanjutan ajang Premier League. Dengan kekalahan tersebut harus membuat mereka berada diposisi keenam dipapan klasemen sementara Premier League.

Peluang mereka untuk bisa maju kebabak liga champion pun bisa dibilang terancam. Sampai dengan posisi keenam diklasemen sementara, Chelsea sudah berhasil mengumpulkan 57 poin dari 30 laga yang dijalani mereka dan hanya berbeda 1 poin dari Manchester United diposisi kelima.

Kekalahan tersebut adalah kekalahan ketujuh untuk Chelsea dipentas Premier League dimusim ini. Artinya Chelsea sudah mengalami kekalahan lebih dari 25% dari laga mereka disetiap liga. Mereka juga harus takluk saat berhadapan dengan Manchester United diajang FA Cup.

Chelsea harus menelan kekalahan saat berhadapan dengan Everton dengan skor akhir 0 - 2 pada akhir pekan lalu dalam laga lanjutan ajang Premier League

Jika nantinya Chelsea harus selesai diluar empat besar, Chelsea akan gagal lolos kebabak Liga Champions untuk kedua kalinya secara berturut-turut. Dengan keadaan tersebut juga akan membuat posisi Maurizio Sarri di United terancam dalam bahaya.

Sarri diangkay menjadi Manajer Chelsea pada awal Musim. Namun dengan memegang alih sebagai Manajer klub, dirinya masih belum mampu memenuhi keinginan dan ekpetasi dari para pendukung klub sampai saat ini.

Dengan pertahanan yang keropos dan stok gelandang yang menipis serta memiliki beberapa penyerang yang malas menjadi alasan untuk Chelsea harus mengalami performa yang menurun seperti saat ini.

Sarri tak khawatir tentang kepergian Hazard.

Maurizio Sarri, sang manajer Chelsea saat ini mengaku bahwa dirinya sama sekali tidak khawatir dengan kembalinya Zinedine Zidane ke Real Madrid, yang akan membuat Eden Hazard semakin mantap dengan kepergiannya.

Semenjak akhir musim lalu Hazard sudah seringkali dikaitkan dengan Real Madrid. Bahkan dirinya sempat ingin hengkang pada musim panas lalu akan tetapi manajer Chelsea, Maurizio Sarri mampu memberikan rayuan-rayuan maut yang membuatnya kembali bertahan di Stamford Bridge.

Namun sepertinya belakangan ini rayuan tersebut sudah tidak mempan lagi terhadap Hazard yang kini sudah berkali kali mengindikasikan kepergiannya dan bahkan kepergiannya menuju Real Madrid ini sudah menguat saat ia mengatakan bahwa sesungguhnya Real Madrid adalah klub dambaannya sejak kecil.

Real Madrid sendiri memiliki ketertarikan serupa pada pemain tersebut namun pada saat Zidane, manajernya pada waktu itu hengkang dari Real Madrid, keinginan tersebut sudah tidak lagi menjadi prioritas klub tersebut.

Akan tetapi kini Zidane sudah kembali menduduki kursi kepelatihan Real Madrid, maka kemungkinan besar Real Madrid juga akan kembali menseriusi perburuan Hazard ini.

Atas kejadian seperti itu, ternyata bukanlah permasalahan besar bagi Maurizio Sarri. Sarri menyatakan bahwa dirinya siap untuk ditinggalkan oleh Eden Hazard, jika dirinya memang benar-benar ingin pergi. Dirinya menyatakan bahwa dirinya tak khawatir, sebab dirinya ingin didalam timnya hanya ada pemain-pemain yang mau bermain untuk Chelsea, jadi dirinya tidak mengkhawatirkan pemain berusia 28 tahun itu ingin pergi atau tidak.

Tolak Diganti, Chelsea Sanksi Kepa Satu Kali Gaji

Chelsea akhirnya secara resmi menjatuhkan sanksi kepada penjaga gawang mereka yakni Kepa Arrizabalaga yang menolak untuk diganti di pertandingan Final Piala Liga Inggris melawan Manchester City. Sanksi yang diberikan oleh The Blues berupa denda satu pekan gaji yang diyakini berada di kisaran 195 ribu Pounds atau setara dengan 3,5 miliar rupiah. Gaji Kepa tersebut nantinya akan diberikan kepada Chelsea Foundation yakni lembaga amal milik klub asal London tersebut.

Kiper asal Spanyol itu memang telah membuat kekisruhan besar di laga yang berlangsung di Wembley tersebut dengan menolak untuk digantikan oleh Maurizio Sarri dengan Willy Caballero ketika pertandingan mendekati akhir babak kedua perpanjangan waktu.

Sang kiper terlihat sempat beradu argumen dengan Sarri dan akhirnya tetap bersikeras untuk tetap bermain. Dalam babak adu penalti Chelsea akhirnya kalah karena Kepa hanya mampu menyelamatkan satu tendangan dari pemain The Citizens.

Usai pertandingan tersebut berakhir, Kepa dan Sarri langsung mengklarifikasi mengenai situasi tersebut dan Kepa menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak bermaksud untuk melawan instruksi dari Sarri.

“Saya telah melakukan kesalahan besar atas sikap saya menyikapi situasi seperti ini. Saya telah meminta maaf kepada pelatih, Willy, rekan setim, fans serta klub. Saya akan belajar dari kesalahan ini dan siap untuk mendapatkan hukuman yang pantas saya dapatkan dari klub,” tegas Kepa.

Meski telah resmi mendapatkan denda berupa gaji satu pekan dari Chelsea, namun masa depan Kepa di Chelsea saat ini masih menimbulkan tanda tanya besar mengenai status dirinya sebagai kiper utama The Blues musim ini. Banyak pihak yang penasaran dengan pemilihan kiper Chelsea untuk pertandingan tengah pekan ini melawan Tottenham Hotspur di Stamford Bridge.

Eden Hazard Mengaku Akan Membuat Sang Pelatih Frustasi

Gelandang asal Chelsea, Eden Hazard mengakui bahwa dirinya akan selalu membuat menajer The Blues merasakan frustasi. Hazard beranggapan bahwa manajer Chelsea merasakan hal tersebut karena sang manajer selalu menuntutnya untuk tampil sempurna.

Gelandang asal timnas Belgia ini merupakan sosok pemain penting pada lini tengah skuat London Biru. Dirinya memulai karirnya di Chelsea pada 04 Juni 2012. Berada di The Blues, Eden Hazard turut mempersembahkan lima buah trofi juara, termasuk didalamnya dua gelar ajang Premier League dan satu gelar juara ajang Liga Europe.

Penampilan sempurna dari Hazard masih belum berhenti pada musim ini. Dirinya telah mempersembahkan 12 gol dan 10 assist dari 28 laga yang diikutinya bersama dengan The Blues. Walaupun begitu, performa apik dari Hazard masih belum bisa mendongkrak posisi Chelsea diklasemen sementar Premier League.

Gelandang asal Chelsea, Eden Hazard mengakui bahwa dirinya akan selalu membuat menajer The Blues merasakan frustasi

Klub besutan dari Maurizio Sarri masih bertahan diposisi keempat dengan total 47 poin. Dengan demikian Eden Hazard diminta Sarri untuk bisa mencetak gol. Keadaan yang sama pun pernah terjadi dan dialami oleh Hazard saat Chelsea masih berada dibawah kepelatihan Antonio Conte dan Jose Mourinho.

Hazard mengatakan, “Saya tidak hany membuat pelatih kami merasakan frustasi. Dalam karir saya, saya sudah membuat semua manajer yang pernah duduk dikursi kepalatihan Chelsea menjadi frustasi. Hal ini tidak akan berhenti begitu saja, saya akn terus membuat frustasi berikutnya”.

Eden Hazard memanglah sosok pemain yang paling sangat bersinar di Chelsea pada musim ini. Dengan sudah berhasil mengkoleksi 12 gol, Hazard berhasil menjadi top skorer ditim The Blues. Dirinya unggul tiga gol atas Alvaro Morata.