Manfaat Memakan Daging Sapi Untuk Kesehatan

Daging sapi merupakan salah satu jenis daging yang sudah umum atau biasa dikonsumsi oleh masyarakat di indonesia. Memiliki rasa yang lezat, daging sapi dikenal sebagai daging yang memiliki sumber protein yang kaya dan baik untuk tubuh. Selain itu, tahukah anda bahwa daging sapi ternyata juga memberi banyak manfaat bagi tubuh?

Daging sapi memiliki kandungan yang berupa lemak, kalori, air, protein, asam folat, vitamin B2, B3, B6, zat besi, fosfor, kalium, zinc dan sodium. Nah jika dilihat dari kandungan yang terdapat didalamnya, daging sapi dapat memberikan manfaat yang baik yakni sebagai berikut:

1. Tingkatkan Kinerja Pada Otot

Daging sapi memiliki senyawa seperti carnosine, yang adalah senyawa yang penting untuk kesehatan dan fungsi dari otot. Carnosine yang terbentuk didalam tubuh dari beta-alanine dan asam amino yang biasanya banyak ditemukan pada daging ikan dan sapi. Dengan mengkonsumsi daging sapi dapat meningkatkan fungsi dari otot tersebut yang disebabkan carnosine tinggi yang tentu dapat meningkatkan kinerja otot dan menghindari cepat lelah.

2. Terhindar dari Anemia

Manfaat yang kedua dari mengkonsumsi daging sapi adalah kita dapat terhindar dari anemia. Kenapa? Karena daging sapi merupakan salah satu sumber zat besi. Penyerapan zat besi yang berasal dari sumber nabati ini, dapat ditemukan didalam daging sapi. Oleh karena itu untuk yang sering mengalami gejala anemia sangat disarankan untuk mengkonsumsi daging sapi secara rutin.

3. Sehat Untuk Jantung

Dalam beberapa penelitian telah menyebutkan bahwa daging sapi bisa menyebabkan meningkatnya risiko terkena serangan jantung. Namun, hal tersebut dapat meningkat karena kandungan lemak jenuhnya. Tapi di sisi lainnya, daging sapi justru punya kandungan nutrisi yang bisa membantu seseorang untuk menurunkan penyakit jantung dari vitamin B dan anti oksidan yang terkandung didalam daging sapi tersebut.

4. Anti Oksidan

Manfaat daging sapi yang terakhir adalah kandungan atau bisa dibilang sebagai sumber anti oksidannya. Yang bermanfaat untuk meningkatkan sistem imunitas dalam tubuh, mengurangi penyakit kronis, dan mencegah penuaan sehingga seseorang yang mengkonsumsi daging sapi secara baik akan meningkatkan umur yang lebih panjang.

OLeh karena itu selalu ingat untuk mengkonsumsi daging sapi dengan tidak berlebihan atau secukupnya saja agar nutrisi dan manfaat yang didapat dari daging sapi dapat bekerja secara maksimal.

Hati-Hati Jangan Terlalu Banyak Minum Teh Manis Karena Ini Dampaknya

Tidak kita sadari, ternyata ada sebuah kebiasaan yang sering dilakukan oleh orang-orang di indonesia, yang disaat mereka sedang makan diluar rumah seperti di warung hingga restoran itu biasanya sering meminum es teh manis.

Bahkan sebagian besar dari warung hingga restoran tersebut membuatkan teh manis yang memiliki kandungan gula yang sangat tinggi. Nah yang menjadi masalahnya, jika seseorang yang sering meminum teh manis itu tentu akan mengkonsumsi gula yang banyak dan hal tersebut tentu juga tidak baik bagi kesehatan.

Jika mengkonsumsi teh dalam setiap harinya memang akan memberikan dampak yang positif bagi kesehatan. Dari pakar kesehatan pun juga sudah menyebutkan mengkonsumsi teh sangat baik untuk kesehatan, yang diantaranya akan membuat kadar kolesterol pun bisa lebih terkontrol.

Bukan cuma itu saja teh juga disebut-sebut bisa menghindari risiko terkena penyakit atau kesehatan pada jantung, gigi, usus, dan kulit. Namun sayangnya, hal tersebut atau teh harus dikonsumsi tanpada adanya pemanis atau gula dan juga tidak harus menggunakan es.

Apabila kita sering mengkonsumsi teh yang manis baik itu saat di pagi hari, setelah makan, atau kapan pun maka risiko bertambahnya kalori yang sangat cepat pun akan datang. Para pakar kesehatan pun juga menyebutkan jika kita menambahkan gula setiap kita sedang membuat teh, maka kita akan mengkonsumsi gula setidaknya sebanyak 100 gram atau 400 kalori dari 20% kalori yang dibutuhkan tubuh dalam seharinya. Dan jika hal tersebut dilakukan secara terus menerus maka risiko kita terkena obesitas pun menjadi tinggi.

Beda dengan di negara Tiongkok yang dimana negara tersebut disebut-sebut adalah awal mula mengkonsumsi teh berasal. Di Tiongkok sendiri dalam penyajian tehnya dapat memberikan efek yang segar dan tentu dapat membawa dampak positif pada kesehatan.

Yang di antara lainnya jika mengkonsumsi teh tanpa gula untuk dampak positif pada kesehatan, seperti anti-oksidan yang dapat diserap oleh tubuh sehingga kita sendiri akan jauh terhindar dari obesitas dan masalah pada kesehatan lainnya pun akan menjauh.