Real Madrid Punya Alasan Tidak Jual Luka Jovic

Pemain muda Luka Jovic yang dibeli Real Madrid pada musim ini harus menerima kritik keras dari fans. dimana sang pemain untungya masih dipercaya oleh Zinedine Zidane untuk bertahan di klub soalnya dirinya yang didapatkan dari Eintracht Frankfurt dengan harga yang mahal akan tetapi dirinya tidak bisa menunjukkan kemampuannya mencetak banyak gol dan mala kesulitan beradaptasi dengan suasana di La Liga Spanyol. Zidane yang masih mau menunggu untuk sang pemain berusia 22 tahun itu agar bisa bangkit dan menjadi pemain masa depan di Real Madrid soalnya kabar banyak diantaranya bahwa pemain itu akan dilepas atau dijual ke klub lain jika memang tidak bisa menampilkan kemampuan terbaiknya. Akan tetapi sang pelatih masih memberikan harapan dan ada alasan yang tepat mengapa sang pemain tetap bertahan di Los Blancos.

1. Usianya Masih Muda
Memang sang pemain barusan berusia 22 tahun jadi punya banyak waktu untuk memperbaiki permainannya dan harus fokus dengan latihan dan kerja kerasnya agar bisa berkembang terus. Dirinya yang pernah menjadi salah satu striker terbaik dan akan punya masa depan yang cerah jika terus berlatih di Real Madrid soalnya memang dirinya didatangkan untuk menjadi striker berkualitas tinggi itu sebabnya dirinya akan tetap bermain beberapa tahun kedepan agar bisa kembali ke peforma terbaiknya saat masih membela klub dulunya.

2. Bagus Menggantikan Karim Benzema
Sudah jelas dirinya didatangkan untuk melapis striker Karim Benzema dimana pemain prancis itu hanya tinggal beberapa tahun bisa bermain di Real Madrid karena sudah memasuki usia kepada tiga. jadi pilihan yang tepat ada pada Jovic dimana gaya bermainnya yang sama dan haus akan mencetak gol itu sangat cocok sebagai striker masa depan Los Blancos nantinya. jadi punya waktu untuk mempercayai pemain asal Serbia tersebut untuk mengisi posisi yang akan di tinggalkan Benzema beberapa tahun lagi.

3. Bisa Berikan Kesempatan
Pemain serbai yang dibeli Real Madrid cukup mahal ini harus mendapatkan kesempatan kembali dimana dirinya yang memang masih bermain di musim pertama dan mencetak satu gol bukan berarti dirinya langsung akan dijual saja. Pasti pelatih Zidane memberikan kesempatan dan memberikan beberapa tahun kedepan agar sang pemain bisa memberikan terbaik dan menjadi striker bintang Real Madrid yang tentu kita hanya bisa mengharapkan yang terbaik kepada sang Pemain Jovic.

Hasil Pertandingan Getafe Vs Real Madrid Skor 0-3

Klub raksasa Spanyol Real Madrid dimana melakukan pertandingan yang bagus soalnya pada awal tahun 2020 mereka berhasil mengalahkan tuan rumah Getafe dengan skor 3 gol tanpa balas. Pertandingan yang dimana didapatkan gol dari kesalahan pemain getafe akhirnya bunuh diri dari David Soria sedangkan gol kedua dicetak Raphael Varane dan gol terakhir ditutup oleh gelandang mereka Luka Modric. Dengan kemenangan ini Real Madrid sekarang berada pada puncak klasemen La Liga sedangkan untuk getafe yang mengalami kekalahan harus bertahan diperingkat ketujuh.

Babak pertama kedua pelatih menyarankan agar bermain aman dan melakukan serangan balik jika sedang tertekan. Getafe yang tampil dimarkas sendiri ingin memberikan perlawanan yang berarti untuk Madrid soalnya sudah mulai menyerang bukan pekara mudah untuk bisa masuk ke barisan pertahanan Madrid yang tampil Solid pada babak pertama dimana Ramos dan Varane yang menjaga barisan pertahanan itu sebabnya peluang yang didapatkan masih bisa diatasi oleh Madrid. Pada menit ke 34 giliran Los Blancos yang mendapatkan gol dari hasil gol bunuh diri dari pemain Getafe yang mengubah papan skor menjadi 1-0. disana pasukan Getafe kembali semangat untuk bisa mengamakan kedudukan namun pada menit ke 42 mereka hampir kebobolan yang masih bisa ditepis kiper mereka. penamilan kiper Countois menjadikan dirinya bermain dengan bagus pada babak pertama hingga memaksa skor masih 1-0 untuk tim tamu Real Madrid hingga turun minum.

Masuk babak kedua permainan semakin panas dimana masing masing tim menyusun rencana untuk diturunkan pada babak pertama. Getafe yang berusaha bermain cepat untuk bisa mengejar ketinggalan soalnya dengan cepat melakukan serangan balik dan mala asik menyerang membuat barisan pertahanan menjadi kacau jadi mereka kebobolan pada menit ke 53 dimana tendangan bebas dari Toni Kroos berhasil disambar oleh sundulan Varena menjadi gol kedua untuk Real Madrid. disana kepercayaan Madrid semakin tinggi dengan sering menyerang dan menjaga barisan pertahanan yang solid. tim Zidane langsung menyerang dari berbagai sisi dimana salah satunya sayap mereka yang memberikan ancaman dan serangan mematikan dimana pada akhir pertandingan mereka berhasil menambah gol dari sosok Modric yang menjadi penutup gol ketiga Madrid pada babak kedua berhasil mengubah skor menjadi 3-0 tanpa balas dari tim tamu.

Selain Ronaldo, 3 Pemain Ini Pernah Berkostum MU dan Real Madrid

 

Carisituspoker.com – Dikota jakarta Manchester United (MU) dengan Real Madrid sepanjang ini dikenal menjadi salah satu kelompok terhebat di dunia, karena kelompok ini memiliki performa yang bagus.

bukan hanya sekedar menjadi magnet dikalangan penggemar sepak bola dunia, tidak segelintir pemain sepak bola, seperti contoh pemain dan pembimbing ,yang mendambakan berkarier bersama klub terbesar inggris dan Spanyol itu.

tetapi, tidak segampang untuk pemain maupun pembimbing untuk dapat berpartisipasi di kedua klub bola dunia tersebut, menimbang bukan hanya sekedar yang terbaiklah yang akan dipilih setan merah dan Los Blancos.

Itulah sebabnya, pasti benar-benar sangat mengagumkan dan spektakuler dapat mempunyai kenangan atau jejak untuk bermain dan bergabung dengan kedua klub bola dunia tersebut sebab peluang seperti itu langka didapatkan oleh pesepak bola.

bukan hanya Cristiano Ronaldo dan sebagian nama lain, yang memiliki prestasi sama, telihat tampak sebagian pemain lain yang lumayan beruntung pernah bergabung dengan Manchester United (MU) dan Real Madrid. siapa saja mereka????

1. Gabriel Heinze

fakta penampilannya sangat menjanjikan bersama Paris Saint-Germain, Gabriel Heinze dipilih oleh Manchester United pada tahun 2004. selama musim, performannya di sektor bek kiri setan merah sangat memuaskan dan pada saat itu juga ia mendapat gelar Player of the Year klub pada musim itu.

walaupun demikian, kemunculan Patrice Evra menyebabkan pemain asal Argentina ini tersingkir dan memutuskan untuk berhenti.

Liverpool memberitahukan ada ketertarikan untuk memilihnya. tetapi manager Manchester United pada saat itu, Alex Ferguson, menentang tawaran tersebut, dan Gabriel Heinz akhirnya tiba di Santiago Bernabeu. ia mencamtukan 44 prestasi sepanjang tahun 2007-2009.

 

 

2. Laurie Cunningham

nama yang kelihatannya kurang terkenal di kalangan penggemar sepak bola. tetapi Laurie Cunningham termasuk jadi salah satu di antara pemain sepak bola yang pernah memakain kostum Manchester United dan Real Madrid.

Laurie Cunningham tercantum sebagai pemain inggris pertama di Real Madrid dan yang pertama pernah mengunggulkan atau memperkuat Manchester United serta Real Madrid.

Laurie Cunningham pindah ke Real Madrid dari West Brom pada tahun 1979, mencantumkan 44 penampilan bersama Los Blancos dengan mencetak 13 gol dan sudah dihitung 2 gol saat debut.

ia lalu dipinjamkan ke Manchester United pada tahun 1983, tetapi hanya bermain 5 kali pertandingan bersama Manchester United

 

3. Javier Hernandez

ia bergabung dengan Manchester United di tahun 2010 pada saat musim panas dan langsung unggul di Old Trafford. Javier Hernandez dapat di katakan mencatat musim debut yang bersinar dengan mencetak 13 gol, dan sudah terhitung tampil full selama 90 menit saat final Liga Champions 2010-2011 kontra Barcelona. tetapi itu berlangsung hanya di awal musim dan mengalami penurunan pada musim-musim berikutnnya.

kesulitan mengatur waktu permainan memaksannya meninggalkan Old Trafford. pemain yang di dijuluki dengan panggilan Chicharito ini lantas di pinjamkan ke Real Madrid pada musim 2014-2015, dan hanya mencetak 7 gol saja. setelah itu klub ini tidak menetapkannya sebagai pemain kemudian ia di tampung Bayern Leverkusen. penyerang asal meksiko ini bermain selama 2 musim di Leverkusen sebelum kembali ke inggris dan bergabung dengan West Ham.

 

 

 

 

 

 

Zidane Beri Pujian Kepada Hazard

Kabar transfer Eden Hazard semakin panas saat ini setelah pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane menyebut bahwa winger milik Chelsea itu adalah pemain yang sangat fantastis. Pelatih asal Prancis itu bahkan mengaku telah mengikuti perjalanan karir dari Hazard dalam waktu yang cukup lama.

Hazard memang terus dikaitkan dengan kepindahan dirinya ke Los Blancos dalam beberapa musim terakhir. Pemain asal Belgia itu juga secara terang-terangan mengakui bahwa ingin bermain untuk klub yang bermarkas di Santiago Bernabeu itu suatu hari nanti.

Sejak kembali ditunjuk sebagai pelatih Madrid untuk menggantikan posisi dari Santiago Solari di bulan Maret lalu, Zidane memang sempat menyebutkan beberapa nama pemain yang ia akui sangat dikaguminya seperti pemain bintang milik Paris Saint-Germain Neymar dan Kylian Mbappe, hingga gelandang tangguh milik Manchester United, Paul Pogba.

“Saya tidak bisa menyampaikan pendapat pribadi mengenai apakah klub ini akan merekrut Hazard di bursa transfer musim panas nanti,” ungkap Zidane.

“Namun saya akui bahwa Hazard merupakan salah satu pemain yang selalu saya perhatikan dan mendapatkan penilaian tersendiri sejak dirinya berkarir di Prancis. Ia merupakan salah satu pemain yang sangat fantastis, saya kira hanya itu yang bisa saya sampaikan terkait dirinya dan tidak lebih dari itu,” tutup pelatih yang memenangi tiga gelar Liga Champions secara beruntun bersama Madrid di periode pertama kepelatihan dirinya.

Real Madrid Segera Dapatkan Christian Eriksen

Gelandang asal Tottenham Hotspur, Christian Eriksen dikabarkan akan hengkang dari Hotspur dan berlabuh ke Real Madrid. Hal tersebut diungkapkan oleh media talkSPORT. Selain itu media tersebut menyatakan bahwa Eriksen bakal menerima ponangan dari El Real dalam waktu dekat.

Semenjak memilih untuk bergabung dengan Hotspurs pada musim 2014, performa Eriksen terus mengalami peningkatan. Dirinya selalu tampil dengan apik pada lini serang klub sehingga dengan kemampuan tersebut dirinya disebut sebagai salah satu diantara playmaker terbaik Premier League.

Performa apik dari pemain gelandang asal Denmark tersebut membuat Real Madrid tertarik untuk menggandengnya. Semenjak awal musim ini, klub raksasa asal Spanyol sudah melakukan pendekatan dengan Eriksen.

Gelandang asal Tottenham Hotspur, Christian Eriksen dikabarkan akan hengkang dari Hotspur dan berlabuh ke Real Madrid

Eriksen pun dikabarkan memberikan sebuah tanggapan positif terhadap ketertarikan El Real. Dirinya dikabarkan akan segera menerima pinanagan dari klub juara bertahan Liga Champions dalam waktu dekat ini.

Pemain yang kini sudah memasuki usia 27 tahun ini memiliki ketertarikan untuk menerima tawaran dari Los Blancos karena ia sangat membutuhkan tantangan baru dari karirnya didunia sepak bola. Dalam lima tahun terakhir, dirinya merasa kurang berkembang dan minim akan gelar di Hotspurs.

Selain itu, Real Madrid dikenal sebagai salah satu tim yang menjadi penantang serius dalam hal pencarian gelar setiap musimnya. Madrid juga siap untuk memberikan jaminan untuk Eriksen sehingga dirinya bisa yakin dan semakin tertarik untuk bergaung di Real Madrid.

Peluang Real Madrid untuk bisa mendapatkan Eriksen pun terbilang besar pada musim panas tahun ini karena sang pemain dikabarkan enggan untuk memperpanjang kontraknya bersama dengan Spurs yang akan segera berakhit pada 30 Juni 2020.

Hasil Positif Debut Pertama Zidane Bersama Real Madrid

Zinedine Zidane memberikan hasil positif untuk Real Madrid didebut pertamanya. Dalam debut pertamanya, Zidane memberikan hasil positif dan kebahagian untuk para penggemar Real Madrid yang hadir di Stadion Santiago Bernebeu, Minggu (17-03-2019) dini hari WIB.

Dalam laga pertamanya didepan para penggemar El Real, Zinedine Zidane berhasil membawa El Real memperoleh tiga angka setelah ditekuk Celta Vigo dengan skor akhir 2 – 0. Dirinya mengakui bahwa anak asuhnya masih belum bermain maksimal, namun dirinya senang dengan awal yang positif.

Gelandang asal Real Madrid, Isco menjadi pembuka gol untuk tuan rumah dimenit ke-62 yang kemudian lima belas menit berselang, gantian Gareth Bale yang membuat keadaan di Stadion menjadi bergemuruh.

Zinedine Zidane memberikan hasil positif untuk Real Madrid didebut pertamanya

Kemenangan dengan skor akhir 2- 0 membuat posisi El Real dipapan klasemen sementara Liga hanya berjarak dua poin dari Atletico Madrid yang saat ini berada diposisi kedua diklasemen sementara. Hal tersebut terjadi setelah Atletico harus takluk dimarkas Athletic Bilbao.

Atletico Madrid harus taklul dengan Bilbao dengan skor akhir 0 – 2. Gol kemenangan Bilbao dicetak oleh Inaki Williams dan Kenan Kodro dimenit ke-73 dan menit ke-85.

Zidane mengaku bahwa tim besutannya sempat mengalami kesulitan untuk bisa mengembangkan teknik permainan dan teknik menerobos lini pertahanan dari Celta Vigo, terutama pada saat laga masih berjalan dibabak pertama.

Tapi dengan kesulitan tersebut, kami berhasil tampil menekan dan berhasil mencetak dua gol kegawang Celta Vigo. Gol kemenangan tersebut sangat membuat Zidane senang karena timnya bisa membuka ruang untuk mencetak gol.

Beppe Marotta Angkat Bicara Soal Transfer Dua Pemain Bintang Real Madrid

CEO terbaru dari Inter Milan, Neppe Marotta memulai karirnya pada 13 Desember 2018 lalu. Setelah memulai karirnya di Inter, dirinya membuat kabar soal transfer pemain baru bermunculan. Dirinya dikabarkan akan membuat beberapa pemain bintang bakal merapat ke Giuseppe Meazza Stadium.

Bahkan dikabarkan ada dua punggawa dari Real Madrid yaitu Toni Kroos dan Luka Modric yang akan bergabung dengan Inter Milan pada bursa transfer ini. Inter Milan memang sedang melakukan pemburuan pemain gelandang baru.

Padahal Inter Milan sudah memiliki Rasja Nainggolan. Walaupun demikian, gelandang asal Belgia tersebut dianggap tidak dalam performa apiknya di Inter. Nainggolan baru saja mencetak dua gol dari 12 laga ajang Serie A dengan total bermain selama 731 menit.

Dikabarkan ada dua punggawa dari Real Madrid yaitu Toni Kroos dan Luka Modric yang akan bergabung dengan Inter Milan pada bursa transfer ini.

Bahkan Inter Milan juga dikabarkan akan menebus Modric dan Kroos sesuai dengan Klausal kontrak yang sudah disediakan oleh Real Madrid.

Dikutip dari laporan Transfermarkt, harga dari pemain Modric sebesar 50 Jute Euro sedangkan untuk Kroos sendiri memiliki harga jual sebesar 80 Juta Euro. Dengan dana yang tidak sedikit tersebut, Inter Milan sudah mempersiapkan dana tersebut.

Dengan kabar tersebut, pelatih Inter Milan, Luciano Spalleti akhirnya angkat bicara. Dirinya berpendapat bahwa klub masih santai dan tidak terlalu serius dengan kabar yang berkembang saat ini dimedia.

Daripada memikirkan masalah transfer, Spalleti malah ingin lebih fokus untuk membantu Inter Milan menjadi tim yang berprestasi dalam sepak bola Italia.

Melemahnya Real Madrid Setelah Kehilangan Cristiano Ronaldo

Real Madrid mengambil sebuah keputusan besar dan berani dengan melepaskan salah satu pemain bintangnya, Cristiano Ronaldo pada musim panas lalu. Los Blancos memutuskan untuk menjualnya ke Juventus dengan nilai jual sebesar 100 Juta Euro.

Keputusan untuk mejual Ronaldo merupakan sebuah hal yang sangat buruk untuk Real Madrid. Dengan keputusan tersebut membuat Los Blancos sempat puasa kemenangan pada 27 Sept sampai 20 Okt 2018.

Dalam lima laga terakhir, Real Madrid telah mengalami 4 kali kekalahan dan sekali ditahan imbang. Bahkan dengan kekalahan-kekalahan yang sudah didapati, Los Blancos memecat pelatihnya, Julen Lopetegui dan diganti dengan Santiago Solari.

Real Madrid mengambil sebuah keputusan besar dan berani dengan melepaskan salah satu pemain bintangnya, Cristiano Ronaldo pada musim panas lalu

Dari 19 laga dalam ajang La Liga musim ini, gawang Real Madrid yang dikawal oleh Thibaut Courtois pernah mengalami kebobolan sebanyak 24 gol. Dengan perolehan dan statistik tersebut, Solari mengatakan bahwa Los Blancos sangatlah lemah pada babak pertama.

Dari situs resmi Real Madrid, Solari mengatakan, “Performa yang sangat lemah, khususnya untuk babak pertama”.

Dilaga terakhir, Real Madrid harus mengalami kekalahan saat menjalankan laga kontra Leganes dengan skor akhir 0 -1 di Estadio Municipal de Butarque pada leg kedua babak 16 besar ajang Copa del Rey. Untungnya Real Madrid masih sempat bisa lolos setelah unggul dengan skor agregat 1 – 3.

Kekalahan dari Leganes tersebut terjadi saat Solari memainkan banyak pemain untuk pelapis seperti Isco, Lucas Vazquez, Alvaro Odriozola, Keylor Navas hingga Vinicius Junior.