Tiga Pemain Manchester United Yang di Favoritkan Zidane

Zinedine Zidane, eks pelatih Real Madrid ternyata merupakan penggemar dari David De Gea, Paul Pogba dan Anthony Martial. Hal tersebut dilansir oleh media Manchester Evening Standart. Ketiga pemain tersebut merupakan pemain yang Zidane rekomendasikan saat-saat musim terakhit di Madrid.

Pelatih berkebangsaan Prancis ini dikabarkan akan mengganti posisi kursi kepelatihan dari Jose Mourinhi di Old Trafford. Kabar ini mencuat seiring dengan hasil buruk The Red Devils pada awal musim 2018 – 2019.

Para Pemain Manchester United Saat Mengikuti Sesi Latihan

Sampai saat ini perkembangan mengenai pemberitaan soal Mourinho masih menjadi pusat perhatian. Peran Jose Mourinho di Manchester United masih menjadi tanda tanya dan dipertanyakan apakah masih layak atau tidak. Sedangkan untuk Zidane sendiri terus saja disoroti yang bakal menjadi pengganti posisi dari Mourinho.

Pelatih berkebangsaan Portugal ini tampaknya sudah kehilangan kepercayaan dari semua para pemainnya. Didalam klub perselisihan pun terjadi. Perselisihan Mourinho dengan Paul Pogba sudah diketahui. Hubungan antara keduanya juga sangat kurang baik. Selain hubungan yang kurang baik dengan skuat lain juga menjadi pemicu utamanya.

Manchester United akan berhadapan dengan Newcastle di Old Trafford. Dalam laga ini, Mourinho dituntut untuk bisa memenangkan tim jika dirinya masih ingin melanjutkan karier kepelatihannya di Manchester United.

Dengan catatan kekalahan 1 – 3 melawan West Ham, yang setelah itu dilawan imbang melawan Valencia dengan skor akhir 0 – 0 di Liga Europe membuat klub tersebut memperpanjang catatan klub tanpa kemenangan dalam empat laga yang sudah dijalani.

Paul Pogba Dilarang MU Untuk Berbicara ke Media

Paul Pogba, gelandang asal Manchester United telah menjadi pemberitaan utama dengan komentarnya setelah menjalankan laga pada sejumlah kesempatan yang dia dapatkan pada musim ini. Komentar Pogba tersebut nanti akan berkontribusi terhadap buruknya hubungannya dengan sang pelatih, Jose Mourinho.

Pogba berhasil tampil penuh saat MU dibuat kalah oleh Valencia dengan skor imbang tanpa gol pada laga matchday kedua group H Liga Champions, Rabu (03/10/2018). Hasil tersebut membuat Manchester United menjadi klub besutan Mourinho tidak memperoleh kemenangan dalam empat laga terakhit yang sudah dilakukan mereka.

Paul Pogba, gelandang asal Manchester United telah menjadi pemberitaan utama dengan komentarnya setelah menjalankan laga pada sejumlah kesempatan yang dia dapatkan pada musim ini

Saat ditanya oleh wartawan saol pertandingan, Pogba hanya bisa menjawab dengan singkat. Dilansir oleh media Sportsmole, Pogba mengatakan, “Saya sudah diberitahukan bahwa saya tidak diizinkan untuk berbicara kepada media”.

Jabatan Paul Pogba sebagai kapten MU baru saja dicopot oleh Jose Mourinho. Hal tersebut membuat hubungannya dengan sang pelatih menjadi buruk dan membuat Pogba ingin segera pindah keklub lain. Dikabarkan ada beberapa tim seperti Juventus, PSF G dan Barcelona yang minat dengan gelandang yang kini sudah berusia 25 tahun.

Selain Pogba, Jose Mourinho dikabarkan tidak akur dengan Kapten Antonio Valendia. Keduanya sangat jarang bicara setelah sang pelatih “The Special One” mencoret Poga dari daftar kapten Manchester United.

Dari laporan dari Sportsmail menyatakan bahwa banyak pemain dari MU diantaranya Anthony Martial, Andrea Perreira dan Eric Bailly mengikuti jejak Pogba dalam hal perseteruan dengan Muorinho.

Para Pemain Manchester United Dapat Pesan Dari Jose Mourinho

Jose Mourinho, manajer sekaligus pelatih dari  Manchester United meminta untuk para pemainnya harus memiliki rasa hormat kepada klub yang sudah membesarkan nama mereka. Mourinho beranggapan bahwa beberapa anak-anak asuhannya saat ini sudah tidak memiliki rasa hormat untuk membel The Red Devils.

Manchester United saat ini sedang dalam peforma yang bisa dibilang sangat kurang bagus. Hal tersebut bisa terjadi semenjak awal musim dia berkarir tahun 2018/2019. Tidak hanya itu, tim besutan dari Jose Mourinho ini juga dikabarkan sudah tidak memiliki kepercayaan terhadap Mourinho yang saat ini sedang melakukan pengincaran terhadapa pemain-pemain bintang diklub tersebut.

Jose Mourinho, manajer sekaligus pelatih dari  Manchester United meminta untuk para pemainnya harus memiliki rasa hormat kepada klub yang sudah membesarkan nama mereka.

Untuk saat ini, Jose Mourinho sedang terlibat percecokkan dengan salah satu pemainnya, Paul Pogba. Dirinya menilai bahwa Pogba sangat tidak serius menjalani kariernya sebagai pemain sepakbola di Manchester United.

Dengan berkurangnya komunikasi dan hubungannya dengan pemain yang kian hari kian merenggang membuat Jose Mourinho memberikan pesan kepada semua para pemainnya.

Jose Mourinho mengatakan, “Selama karier kepelatihan saya di Manchester United, saya selalu mengikuti peraturan yang ada. Setiap tim bisa saja mengalami kekalahan. Karena masalah itu sudah bagian dalam dunia sepak bola tetapi dengan masalah tersebut janganlah sampai kehilangan kehormatannya”,

“Tim memanglah sebuah hal yang sangat penting dari seorang individu. Lambang didada selalu dianggap lebih mulia jika dibandingkan dengan nama dibelakang”, tutup Mourinho.

Tekanan yang Mourinho semakin saja meningkat. Pelatih asal Jerman ini dituntut untuk bisa membuat semua pemain Manchester United menjadi satu kembali. Jika hal tersebut tidak bisa dilakukannya maka dirinya akan kehilangan pekerjaan di klub tersebut.

Louis Saha: Strategi Jose Mourinho Sangat Membosankan

Louis Saha, mantan striker asal Manchester United angkat bicara soal kepemimpinan dari Jose Mourinho di Manchester United. Dirinya berpendapat bahwa strategi yang diterapkan saat Manchester United berada dibawah kepemimpinan Jose Mourinho sangatlah membosankan.

Jose Mourinho memulai karirnya di The Red saat tahun 2016 lalu, MU bisa dibilang sangat jarang sekali bisa memberikan sebuag performa yang bagus. Walaupun tidak memiliki sebuah performa yang bagus, saat melakukan laga, pada musim debutnya di MU, Jose Mourinho berhasil menjuarai ajang Liga Europa.

Louis Saha, mantan striker asal Manchester United angkat bicara soal kepemimpinan dari Jose Mourinho di Manchester United.

Tetapi pada musim lalu. peforma bertahan yang sering dilakukan oleh The Red ini sangat tidak mereka tunjukan pada musim tersebut. Mereka gagal membawa pulang trofi dan malah menerima banyak kritikan dari  banyak kalangan.

Soal performa dari para pemainnya, Mourinho bisa dibilang sudah cukup kebal. Mourinho bahkan beranggapan bahwa MU lebih baik pada musim kemarin jika kita melihat kilas balik pencapainnya sebagai runner-up dalam Premier League.

Walaupun demikian, hal tersebut tidak membuat Saha merasa terganggu. Dirinya masih tetap beranggapan bahwa permainan MU saat berada dibawah kepelatihan Mourinho sudah tidak seperti dulu saat dirinya masih berada dalam klub tersebut.

Saha malah memandang MU saat ini sedang berjalan tanpa tahu arah tujuan yang jelas. Dirinya percaya bahwa kurangnya kerjasama dan kesepahaman antar pemainlah yang menjadi pemicu terjadinya permasalahan tersebut.

MU Sudah Membuka Pintu Negoisasi Dengan Zidane

Kabar ketertarikan dari Manchester United terhadap Zinedine Zidane bukan sebuah kabar angin biasa. Klub asal Inggris ini dikabarkan sudah membuka pintu dan melakukan negoisasi dengan Zinedine Zidane.

Dalam beberapa pekan terakhir ini, Manchester United dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk mengganti manajer. Hal tersebut dilakukan mereka karena performa dari Manchester United bisa dibilang buruk saat dibawah kepelatihan Jose Mourinho sehingga membuat tim direksi menjadi cemas.

Kabar ketertarikan dari Manchester United terhadap Zinedine Zidane bukan sebuah kabar angin biasa.

Manajemen dari MU dikabarkan sudah mulai melakukan pendekatan dengan menghubungi beberapa pelatih ternama dan salah satunya adalah Mantan pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane. Berdasarkan laporan dari BeIN Sport, MU sudah mulai menjalin komunikasi dengan legenda asal timnas Prancis itu.

Dari laporan tersebut juga menyatakan bahwa MU menjadikan sosok Zidane sebagai proritas utama untuk menggantikan posisi Jose Mourinho.

Pelatih yang kini sudah berumur 46 tahun memiliki performa bagus dalam dunia kepelatihan. Dalam waktu 2.5 tahun bersama Real Madrid, dirinya sudah berhasil mempersembahkan tiga buah trogi Liga Champions dan satu gelar la Liga Spanyol untuk Real Madrid.

Saat ini Zidane sedang mengaggur setelah menyatakan mengundurkan diri dari menjadi Pelatih Real Madrid pada musim panas lalu. Dengan demikian, MU tidak perlu lagi mengeluarkan dana lebih dan ekstra untuk bisa merekrutnya.

Selain itu Laporan tersebut juga mengklaim bahwa MU saat ini benar-benar serius untuk mempertimbangkan Zidane sebagai pelatih MU. Mereka juga dikabarkan sudah melakukan pembicaraan dengan Zidane baru-baru ini.

Bekuk Inggris, Belgia Segel Juara Grup

Bekuk Inggris, Belgia Segel Juara Grup

Tim nasional Belgia melaju ke babak 16 besar dengan status sebagai juara grup usai meraih poin sempurna dari tiga pertandingan di fase Grup G Piala Dunia 2018.

Menjalani pertandingan terakhir di Kaliningrad Stadium melawan Inggris, Belgia sukses meraih kemenangan dengan skor tipis 1-0. Kedua tim yang sama-sama telah memastikan langkah lolos ke babak selanjutnya memilih untuk memainkan mayoritas pemain pelapis di laga ini.

Perubahan starting line-up dari kedua tim ini memang terasa wajar karena untuk menghindari gangguan cedera terhadap pemain utama maupun menjaga kondisi kebugaran para pemain utama mereka untuk persiapan menghadapi babak 16 besar nantinya.

Kedua tim juga terlihat bermain cukup hati-hati di sepanjang pertandingan babak pertama. Situasi sedikit berubah usai memasuki babak kedua dimana beberapa peluang berbahaya diciptakan oleh kedua tim.

Usai melewatkan beberapa peluang, Belgia akhirnya mampu memecah kebuntuan melalui gol yang diciptakan oleh mantan penggawa Manchester United, Adnan Januzaj. Gol ini tercipta tepatnya pada menit ke-51 babak kedua.

Lolos dengan status juara grup membuat tim besutan pelatih Roberto Martinez itu akan menantang runner-up dari grup H, Jepang di babak 16 besar nanti. Sementara Inggris akan berhadapan dengan wakil dari Amerika Selatan, Kolombia di babak 16 besar.

Di posisi ketiga klasemen ditempati oleh wakil dari Afrika, Tunisia yang dalam pertandingan terakhir sukses mengalahkan Panama dengan skor 2-1.